Saturday, February 28, 2009

MACARONI SCHOTEL a.k.a MACARONI PANGGANG



Tadinya mau bikin macaroni schotel cup yg langsung dicetak pakai loyang muffin yg dialasi paper cup. Tapi berhubung aku cuma punya loyang muffin 1 buah yg isi 12 lubang, kayaknya bakal lama nih kalo harus keluar masuk loyang ke oven, secara bikinnya sekalian bwt pengajian rutin suami jg. Akhirnya aku tuang sekaligus adonan macaroninya ke loyang persegi ukuran 26x26x4 cm yg dialasi kertas roti, itupun dg agak perjuangan masukkin loyangnya ke oven. Maklum aku pakai oven tangkring yg imut, jd loyang ukuran segitu rada ngepas waktu dimasukkin ke oven, huhuhuuu... Setelah matang baru aku potong-potong dan ku taruh di paper cup dan ku coret-coret atasnya dg saus sambal botolan. Lebih cepat bikinnya, heheheee…

Bahan:
- 250 gram macaroni elbow
- 500 ml susu cair
- 100 gram tepung terigu
- 6 butir telur, kocok lepas
- 100 gram keju cheddar parut
- 200 gram kornet sapi
- 4 buah sosis sapi, potong kecil-kecil (pakai smoked beef juga oke)
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 buah bawang bombay, cincang kasar
- 1 sdt garam
- 1 sdt merica bubuk
- 1 sdt kaldu bubuk
- ½ sdt pala bubuk (optional kalo ada)
- 2 sdm margarin untuk menumis
- 100 gram keju cheddar parut untuk taburan

Cara membuat:
- Rebus macaroni hingga matang dan empuk. Bri 1 sdm minyak goreng pada air rebusan agar tidak lengket. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.
- Panaskan margarin, tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang bombay cincang. Tumis hingga layu. Masukkan tepung terigu, aduk sampai berbutir dan tercampur rata. Masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar tidak bergerindil. Masak sampai kental.
- Masukkan keju cheddar parut, garam, merica bubuk, kaldu bubuk dan pala bubuk. Aduk sampai keju larut. Masukkan kornet sapi, aduk rata. Masukkan macaroni rebus, aduk rata. Angkat dari api.
- Masukkan kocokan telur, aduk hingga telur merata.
- Tuang dalam pinggan tahan panas yg telah diolesi margarin. Aku pakai loyang persegi ukuran 26x26x4 cm yg diolesi margarin, dialasi kertas roti dan diolesi lagi dg margarin.
- Taburi atasnya dg potongan sosis/smoked beef dan keju cheddar parut. Panggang hingga matang dan permukaannya kecoklatan. Sekitar 45 menit dg api sedang (sekitar 180 deg Celcius), tergantung oven masing-masing juga yaa…
- Setelah matang, keluarkan dari oven dan potong-potong. Sajikan dg saus sambal atau saus tomat botolan. Lebih enak dinikmati selagi hangat.


(ditaburi potongan sosis dan keju cheddar parut)

Aku gak sempat take a picture setelah dipotong-potong dan ditaruh di paper cup. Coz waktu pagi-pagi aku buru-buru berangkat ke kantor. Lain waktu insyaALLAH disempatkan deh yaa…

PUDDING ALMOND CUP (LAGI)



Di rumah masih ada stok beberapa bahan untuk bikin kue or snack. Di kulkas masih ada fruit cocktail kalengan. Rencana mau bikin sesuatu bwt teman-teman di kantor. Jum’at kemarin adalah hari terakhirku bekerja di kantor Tangerang. As I told u before, I’m gonna move to Serang. Coz aku dimutasi kerja ke kantor disana. Akhirnya aku putuskan bikin pudding almond cup dan macaroni schotel aja, ga mau yg ribet-ribet deh, soalnya di rumah lg berantakan banget. Kardus barang menumpuk, namanya jg orang mau pindahan:)
Bikinnya sekalian bwt pengajian rutin suami hari Jum’at malam.


(buat dibawa ke pengajian suami juga nih)

Resep puddingnya udah pernah aku posting sebelumnya (silakan diliat aja di daftar postinganku kategori ‘pudding’). Cuma bedanya yg sekarang aku ga pakai vla vanilla, tp ku siram pakai sirup leci. Hmmm…segerrrr. Aku memang selalu suka pudding almond! ^_^
AlhamduliLLAH puddingnya laku tuh! Heheheeee…

Wednesday, February 25, 2009

MOVE TO SERANG AND CHOCOLATE FROM BUNDA ERINA

Uuuuuhhhh...udah lumayan lama gak update postingan blog neh! Beberapa hari kemarin aku tinggal di rumah ortu di Cilegon. Ada SPJ 3 hari dari kantor ke kantor cabang Serang. Baru hari ini di Tangerang lagi. Kemarin aku gak bawa laptop dan di rumah ortu juga gak ada jaringan internet:)
Guys...aku mulai awal Maret akan meninggalkan kota Tangerang dan pindah ke Serang. Aku diberikan amanah untuk mutasi ke kantor cabang disana. Agak pusing and grasak grusuk juga nih! Coz persiapan pindah blum matang dan amanah yg diberikan padaku disana lumayan berat. Doain yaaa.... Moga aku bisa menjalankan amanah disana dg baik dan semaksimal mungkin. Amiin... Jujur, rasa khawatir itu ada, but we never know how good we are until we try, right?

Hari ini dan 2 hari besok adalah hari terakhir aku berada di kantorku di Tangerang. Hmmmm... teman-teman yg beragam dan gokil-gokil, kenangan 3 tahun di Tangerang, dari status single ke maried, susah-senang... Unforgetable moments deh pokoknya!
Hari ini juga akhirnya aku bisa menerima paket dari Bunda Erina. Sebenarnya paketnya udah sampai waktu hari Jum'at kemarin. Tapi karena aku ada di Serang, so baru aku terima hari ini. SubhanaLLAH... Bunda Erina mengirimkan aku coklat dari Singapore!


(sekotak coklat dari Bunda Erina)

Bunda Erina beberapa waktu yg lalu memang habis traveling ke Singapore dan beliau membawakan aku oleh-oleh coklat yg lezat ini. Takut dedek dalam perut ngiler katanya, hihihiiiii... Ahh Bunda...engkau memang Bunda yg baik. For u all to knows, Bunda Erina ku kenal via dunia maya, via FS. Tapi silaturrahim yg terjalin benar-benar hangat. SubhanaLLAH... JazakiLLAH khoiron katsiro, jazakiLLAH bi ahsanil jazaa...


(coklat dg bentuk kepala singa khas Singapore, it is not a product from my ordinarykitchen off course, heheheeee...)

I Luv u Bunda...

CHOCOLATE CHIFFON CAKE



Duh, postingan chiffon cake coklat ini udah telat banget, coz bikinnya udah lama (minggu kemarin). Yah, apa boleh buat aku baru sempatnya sekarang. Ya sud!

Honestly, aku baru pertama kali bikin chiffon cake coklat. Seringnya bikin si pandan ijo itu loh:)
Tapi sebagai penggemar coklat, pengen juga nyobain bikin chiffon cake yg lembut dan nyoklat.
Blog walking sana sini, mampir lagi ke pennylanekitchen-nya Mba Riana (blog ini emang top abizz deh klo bwt rekomendasi resep-resep kue yg maknyuss, heheee...). Akhirnya aku putuskan nyobain resep 'Dark Secret'-nya Mba Riana. Dari picture-nya kayaknya chocolate chiffon ini enak, klasik, moist, ringan dan lembut (nah lho??!!). Ok, aku pakai resep ini deh! (resep asli dari Primarasa yg dimodified sama Mba Riana). Tadinya sempat ragu juga, muat gak ya loyang chiffonku (ukuran 24 cm) soalnya pakai telur 10 biji booo... Kalo gagal, sedih juga ya, hihihiiii... Udah gitu aku kan cuma pakai hand mixer dan baskom mixernya cuma ukuran kecil, akhirnya bwt nyampur adonan coklat dan kocokan putih telurnya aku pakai baskom yg besar^_^
With bismiLLAH, finnaly it's done! Dan loyangnya lumayan cukup bwt menampung adonan dan cakenya setelah mengembang, walaupun ada yg meleber sedikit lewat lubang tengah loyang, but it's not a big deal:)

Here's the recipe...

Bahan:
- 50 g coklat bubuk
- 175 ml air panas
- sejimpit garam
- 175 g terigu, ayak
- 350 gula kastor (aku pakai gula pasir biasa tapi butirannya lumayan halus)
- 1/2 sdt soda kue
- 1 sdt baking powder
- 85 ml minyak goreng
- 400 g putih telur [dari lk 10 butir telur @ 70 g (berat dengan kulit)]
- 10 kuning telur
- 1 sdt vanili bubuk/extract (optional)

Hiasan:
Gula bubuk

Cara membuat:
- Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius. Siapkan loyang chiffon diameter 25 cm, perciki bagian dalamnya dg air masak. Larutkan coklat bubuk dan garam dengan air panas, aduk dg pengocok kawat hingga rata, licin & halus, sisihkan.
- Campur terigu, 2 sdm gula kastor, soda kue, baking powder, aduk rata. Buat lubang di tengahnya, tuang minyak goreng, kuning telur, larutan coklat, dan vanili. Aduk dengan pengocok kawat hingga rata dan licin, sisihkan.
- Kocok putih telur dengan mikser kecepatan sedang hingga berbusa, masukkan gula kastor sedikit demi sedikit, kocok sampai putih telur membentuk ujung tumpul waktu mixer diangkat.
- Masukkan putih telur dalam 3-4 tahapan ke dalam adonan tepung-telur, aduk lipat (folding) dengan spatula hingga rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang, banting sedikit 2-3 kali (untuk mengurangi gelembung udara dalam adonan), panggang dalam oven hingga masak (skitar 75 menit) atau adonan tidak menempel ketika ditusuk dengan lidi. Angkat kue dari oven, balikkan loyang hingga kue dingin (skitar 1 1/2 jam).
- Keluarkan kue dari loyang dengan bantuan spatula/pisau panjang. Balikkan kue ke rak kawat, balik sekali lagi ke piring saji sehingga kue dalam posisi berdiri. Hias sesuka hati (aku pakai taburan gula halus yg diayak aja).


(ini yg masih utuh aliaz blum dipotong, atasnya ditaburi gula halus)

AlhamduliLLAH, chiffonku mengembang tinggi dan empukkk. Besoknya baru dipotong bwt sarapan my hubby tercinta dan aku bawa sebagian ke kantor bwt teman-teman^_^
Yg mau coba resepnya, silakan, it's highly recomended. Thanks to pennylanekitchen!

Monday, February 16, 2009

CHIFFON CAKE PANDAN



Kalo liat cake yg satu ini aku inget sama 2 saudariku Gladis dan Amirah. Gladis adalah orang yg kasih panggilan ke aku 'Cute Green Chiffon', gara-gara primary fotoku di FS pakai jilbab ijo, heheeee... Padahal aku gak ada cute-cutenya^_^
Kalo Amirah karena dia katanya doyan banget yg namanya cake pandan. Duh, adikku cayang...kalo dekat mah udah aku antar cake ini ke rumahmu say...:)

Ini ketiga kalinya aku bikin chiffon cake sendiri. Yg sebelumnya bikin chiffon cake talas buat pameran hasil olahan pertanian dari kantor suami. Pakai talas dari daerah Pandeglang yg ukurannya segede gambreng, aku juga bengong-bengong waktu liat ukurannya yg raksasa ituwh:D
Lalu yg kedua aku bikin chiffon cake pandan buat adik-adikku waktu di rumah ortu. AlhamduliLLAH hasilnya sukses, cuma pas ngebalikin loyang ke leher botol eehhh loyangnya meleset dan jatuh deh. Bagian atasnya jadi agak retak. But that's okay, tidak mengurangi rasa dan kelembutan cakenya kok^_^ Begitu dingin dan ada di piring saji, cakenya langsung diserbu sama adik-adikku dan ludes! Hohohooo...
Oya, dua cake tsb gak aku dokumentasikan alias gak aku foto. Jadi gak diposting disini.

Kali ini bikin chiffon cake pandan karena lagi pengen dan buat makanan pembuka Abi shaum sunnah hari Senin besok. Karena udah malam, aku pakai resep yg takarannya pakai gelas aja deh. Gak pakai nimbang-nimbang sgala, biar cepet. Pakai acara H2C sgala lagi, coz gasnya sekarat! Takut tiba-tiba kompornya mati sebelum cakenya matang dg sempurna. Hasilnya agak beda dg dua chiffon cake yg sebelumnya aku buat. Yg ini teksturnya emang lembut banget, tapi pori-porinya agak besar. Tapi dari segi rasa, teuteup enyakkk kok! Eh, tapi warnanya ituwh loh, ijonya ngejreng banget yak! Kayaknya aku kebanyakan kasih pasta pandannya, pakai 1 sdm sih. Biasanya pakai 1 sdt aja. Lebih bagus lagi klo pakai air perasan daun suji dan pandan, lebih alami tapi sedikit repot, heheheeee...

Udah deh, cerita mulu. Ini resep yg aku pakai kali ini...

Bahan A:
- 2 gelas tepung terigu (serbaguna boleh atau protein rendah juga boleh)
- 1 sdt baking powder
- 1/2 sdt vanili bubuk (aku suka pakai bahan tambahan yg satu ini)

Bahan B:
- 6 butir kuning telur
- 1/2 gelas gula pasir
- 1 gelas susu cair (atau santan juga boleh)
- 1 sdm pasta pandan (pakainya 1 sdt aja ya, coz liat yg aku bikin...it's too green!)
- 1/2 gelas minyak goreng

Bahan C:
- 6 butir putih telur
- 1/2 gelas gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt air jeruk nipis (I use this to subtitute cream of tar tar)

Cara membuat:
- Campur jadi satu bahan A. Sisihkan.
- Kocok lepas kuning telur, masukkan gula pasir. Aduk rata. Masukkan susu cair, pasta pandan dan minyak goreng. Aduk rata pakai whisker atau spatula aja. Masukkan campuran terigu sedikit demi sedikit sambil diayak. Aduk rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur, garam dan air jeruk nipis sampai setengah mengembang. Masukkan gula secara bertahap sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai mengembang dan kaku (soft peak).
- Masukkan kocokan putih telur sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil diaduk rata. Pastikan adonan udah homogen dan tercampur rata, klo gak rata nanti bisa bantat.
- Tuang ke loyang chiffon tanpa dioles margarin. Oven sampai matang dan kecoklatan. Sekitar 50-60 menit dg suhu 160 deg Celcius (aku pakai otang jadi sering-sering diliat aja, takut gosong, heheheee...)
- Setelah matang, keluarkan dari oven dan langsung balikkan loyang di leher botol. Biarkan sampai dingin baru dikeluarkan dg bantuan pisau tipis biar pinggirannya ga rusak. Lebih mudah lagi kalo punya loyang chiffon teflon. Sayangnya aku blum punya:)

Gla, Mia... qta maem yuuuuuukkkkk....!!! ^_^
Bwt yg lain juga ayo ayo siapa mau coba bikin, it's not too difficult as we think kok:)
Lain kali mau bikin lagi dg resep yg lainnya...just wait yaaa....

UDANG GORENG MENTEGA



This is one of my family favourite recipes. Gak pernah ada bosannya makan nasi bareng menu yg satu ini. Gak di resto seafood or bikin sendiri di rumah. Tapi seringnya ya bikin di rumah aja. Aku dan suami emang suka makanan olahan dari udang. Saking seringnya aku pesan udang ke warung di dekat rumah, Mba yg punya warung suka nanya "Mba Ricke mau pesan udang lagi nda?", hihihiiiiii....

Bikin udang goreng mentega simple banget, bumbunya juga minimalis. Ga ribet gituh^_^
Suamiku lahap banget dah makannya kalo dg menu ini (ahhh... Abi mah emang lahap truz maem pakai menu apa ajah yg dimasak oleh istrinya, hihiiii...). My husband is the best custumer, ever! ^_^

Bahan:
- 250 gram udang pancet (pakai yg ukuran sedang or besar, biar lebih mantabh!)
- 1/2 buah bawang bombay, iris panjang tipis
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 2 sdm margarin/mentega
- 1 sdt air jeruk nipis
- 1/4 sendok teh garam
- 1/4 sdt kaldu bubuk
- 1/4 sdt merica
- 1/2 sdt gula pasir
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap inggris
- 1 sdm saus tiram
- Minyak goreng untuk menggoreng udang

Cara membuat:
- Cuci bersih udang, potong bagian depan kepalanya yg tajam dan buang kumisnya (kok kumis??!). Belah bagian punggungnya.
- Lumuri udang dg air jeruk nipis, sedikit bawang purih yg udah dihaluskan tadi dan sedikit garam. Biarkan selama 15 menitan.
- Goreng udang dalam minyak panas sampai berubah warna, angkat dan tiriskan.
- Panaskan margarin/mentega, tumis bawang putih halus dan bawang bombay sampai harum. Masukkan udang, aduk rata. Masukkan semua bumbu-bumbu. Aduk rata. Masak sampai agak meresap. Angkat.

Note:
- Penggunaan garamnya jangan terlalu banyak, coz rasa asin udah ada dari margarin kecuali numisnya pakai mentega tawar (unsalted butter)

Silakan mencoba!

SUP SOSIS



Huaaahhhh...sebenernya gak penting banget posting resep ini, secara ini resep emang estede baget aliaz standar abizz. Orang yg baru blajar masak juga bisa kalee bikinnya, hihihiiii...
Tapi iseng ajah, Sabtu kemarin ini jadi salah satu menu makan siangku bersama suami tercintah^_^
Kemarin ini jg ada beberapa teman yg minta dipostingkan makanan menu utama sehari-hari (main course/daily menu). Tadinya di blog ini aku cuma pengen posting makanan yg bukan main course, coz pikirku makanan menu utama sehari-hari tiap keluarga kan beda-beda. Beda daerah, beda rumah aja pasti beda menunya.
But, it's okay lah... Aku posting aja deh ni resepnya. Buat yg mau coba ya silakan. Kalo soal rasa itu tergantung selera aja, ada yg suka asin ada yg kurang suka. Makanya pemakaian jumlah bumbu tergantung yg masak dan yg mau makan aja. Asal jangan sampe keasinan ajah! Heheheeee... ;p

Bahan:
- 2 buah wortel iris bulat (kalo lg iseng bikin bentuk bunga, biar cantik!)
- 1 buah kentang, potong dadu
- 2 lembar kol dipotong-potong
- 4 buah sosis, iris bulat (jangan terlalu tipis ya ngirisnya, nti cepat hancur setelah dimasak)
- 1 batang daun bawang, iris 1-2 cm
- 2 batang seledri, petiki daunnya (gak usah diiris)
- 1 1/2 liter air
- 2 sdt garam
- 2 sdt kaldu bubuk
- 1 sdt merica bubuk
- 1 sdt gula pasir
- Bawang goreng untuk taburan

Cara membuat:
- Didihkan air, rebus wortel dan kentang sampai matang. Masukkan kol dan sosis. Masak sebentar sampai kol agak layu. Masukkan bumbu-bumbu, aduk rata. Menjelang diangkat, masukkan daun bawang dan seledri. Angkat.
- Sajikan panas dg taburan bawang goreng.

Tips:
- Masak bahan keras terlebih dahulu seperti wortel dan kentang, agar sayuran yg lain gak over cooking dan rusak.
- Untuk sup seperti ini aku lebih suka mengiris daun bawang agak panjang sekitar 1-2 cm daripada diiris tipis, coz penampilannya jadi lebih cantik. Begitu pula dg daun seledri, dipetiki saja gak usah diiris:)
- Untuk jumlah pemakaian bumbu tergantung selera aja, sambil dicicipi udah pas apa blum. Selera tiap orang kan kadang beda-beda^_^
- Halaaaahhhh...ga penting banget ya nulis tips kayak gini, udah pada tau kaleee...! ^o^

Sunday, February 15, 2009

CERITA SELINGAN AJA...

Kehamilanku skarang udah 5 bulan lebih. AlhamduliLLAH kemarin terakhir kontrol dan USG ke SpOG kandungan dan bayiku sehat-sehat. Cuma blum ketauan jenis kelaminnya, soalnya kemarin waktu terakhir USG posisi bayiku lagi seperti orang sujud, jadi agak sulit buat melihat kelaminnya. Mungkin bayiku lagi sholat kali ya, pas lagi posisi sujud gitu^_^ Yah, laki-laki atau perempuan sama aja, yg penting sehat-sehat dan nanti jadi anak yg sholeh/sholehah. Amiin...

Bayiku udah gerak-gerak dg aktif dalam perutku. Sejak memasuki bulan ke-4 memang udah terasa gerakannya. Tapi...ga tau ini cuma feelingku aja atau bukan, kok pas hamil ini aku jadi tambah rajin ke dapur, exploring new recipes, baking dan semua yg berhubungan sama bikin kuliner. Aku emang dari dulu hobby masak, suka bikin makanan or cemilan di rumah. Tapi skarang jd tambah suka!

Sejak kehamilan memasuki bulan ke-4 dan rasa 'mabok' udah mulai menghilang. Aku balik lg beraktivitas seperti biasa di dapur. Nah, ga sengaja lagi browsing internet truz ketemu sama blognya Mba-mba dan Bunda-bunda yg jago banget di bidang kuliner (aku mah ga ada apa-apanya deh). Mereka jd menambah inspirasiku untuk lebih telaten lagi nyoba resep-resep baru, terutama dalam baking. Duh, dedek...makasih ya...ini bundamu jadi lebih termotivasi mungkin karena kehadiran dedek dalam rahim bunda^_^

Sejak itu aku jadi semangat bwt menambah koleksi peralatan perang di dapur (dapurku yg super sempit jadi tambah sempit, hihihiiiii...). Cari info TBK yg bisa didatangi untuk beli peralatan dan bahan-bahan kue. AlhamduliLLAH suamiku tercinta senantiasa mau mendampingi istrinya yg lagi berperut buncit ini untuk jalan-jalan ke TBK. Thank u so much Abiku sayaaang...

Ubek-ubek TBK Vivi di Jl. Kisamaun, beli macam-macam bentuk loyang yg blum aku punya, paper cup bwt cup cake dan muffin, butter, chocolate filling, dark cooking coklat yg segede gambreng, emulsifier yg gede (selama ini cuma beli yg ukuran kecil) dan banyak lagi deh! Yah, itung-itung investasi aja. InsyaALLAH semua peralatan yg aku beli itu bermanfaat. Coz aku emang pengen banget punya usaha di bidang kuliner, someday we’ll know…:)

Sebenernya pengen nyari TBK yg lebih nyaman dan rapi. Yg aku tau ada di Pasar Modern BSD, namanya Puspita, lumayan lengkap dan nyaman. Tapi lokasinya lumayan jauh dari rumahkuuu... Jadi mikir kalo harus bawa-bawa perut yg lagi buncit gini naik kendaraan umum ke Puspita. Hmmmpppphhhh....
Ya udah untuk sementara cukup blanja di Vivi aja dulu deh. Lagian ini chefnya juga masih amatiran gini kok, heheheee... The best customernya baru suamiku tercintah ajah, atau teman-teman kantor^_^

Okay, mudah-mudahan bertambah kemampuanku dalam hal memasak dan baking. Pengen banget nti punya usaha kuliner sendiri. InsyaALLAH amiin... Doain yaa...

Saturday, February 14, 2009

PUDDING CHOCOLATE MOUSSE



Bikin pudding lagi, bikin pudding lagi^_^ (di kantor juga aku emang dikenal tukang buat pudding, heheheeee…)
Tadi siang Abi (panggilan untuk suamiku tercinta-red) minta dibuatkan pudding coklat. Dia pengen pudding coklat yg lembut katanya. Aku kepikiran bikin pudding coklat dalam gelas aja deh. Soalnya kalo pudding yg teksturnya lembut lebih enak maemnya disendoki karena agak rapuh untuk dijadikan pudding yg disajikan dg cara dipotong.

Cari-cari resep akhirnya aku bikin pudding chocolate mousse aja deh (di tabloid saji namanya Puding Coklat Krim)! Perpaduan antara pudding dan chocolate mousse yg lembut. Aslinya chocolate mousse kan dibikin dari campuran coklat, krim kocok dan putih telur yg dikocok kaku lalu dibekukan dalam kulkas. Sering dijadikan dessert di resto-resto. Tapi kali ini aku tambahkan agar-agar bubuk dan gak pakai kocokan putih telur. Hasilnya, jadilah pudding yg creamy dan lembuuuuuttt banget!!! AlhamduliLLAH suamiku suka banget, aku juga, hihihiiiii…

Bahan:
- 400 ml susu cair tawar
- 50 gram gula pasir
- 1 ½ sdt agar-agar bubuk (kalo mau lebih padat pakai 2 sdt juga it’s okay)
- 15 gram coklat bubuk
- 100 gram dark cooking chocolate, dipotong kecil-kecil
- 2 kuning telur, dikocok lepas
- 100 gram krim bubuk (whipped cream bubuk)
- 200 ml air es

Cara membuat:
- Campur krim bubuk dg air es, kocok hingga mengembang dan lembut. Simpan dalam kulkas sambil menunggu adonan agar-agar matang.
- Masak susu cair, gula pasir, agar-agar bubuk, dan coklat bubuk sambil diaduk hingga mendidih. Masukkan potongan dark cooking chocolate, aduk hingga larut dan merata. Matikan api.
- Ambil satu sendok sayur adonan, tambahkan ke kuning telur. Aduk rata. Tuang kembali ke panci adonan dan aduk rata dg cepat. Nyalakan kembali api dan masak sambil diaduk-aduk sampai mendidih lagi. Angkat. Biarkan agak hangat.
- Tuangkan ke kocokan krim (whipped cream) sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
- Tuang ke gelas saji. Bekukan dalam kulkas.
- Hias dg whipped cream kocok dan taburan coklat bubuk.


(lihat teksturnyaaa…lembuuuuuuuttt dan lumer di mulut, yummmm…)

Ayo ayo ayo…siapa mau coba??? Bikin sendiri boleh, kalo malas bikin sendiri mau pesan ke aku juga boleh, hihihiiiii…

Friday, February 13, 2009

PUDDING ALMOND GELAS


(Buat di rumah pakai gelas/cangkir kaca aja, cantik kan...?)

Lagi-lagi bikin pudding yg simple. Kali ini tipe pudding gelas (pudding cup). Pudding ini belakangan banyak dikonsumsi pada acara-acara meeting, training, arisan dan juga cocok diselipkan dalam sajian lunch box. Teksturnya lembut dan ringan, dipadukan dg kesegaran fruit cocktail dan aroma almond. Slurrrppp… yummiiieee dan menyegarkan!
Membuatnya juga mudah lho… Cobain deh!

Resep aslinya created by bunda Fatmah Bahalwan dari NCC. Sedikit aku modifikasi dg tambahan vla vanilla yg gurih. Ini dia resepnya…

PUDDING ALMOND GELAS
(original recipe: Fatmah Bahalwan, modified by Ricke)

Bahan:
- 1 bungkus agar-agar bubuk putih
- 1 liter susu segar cair tawar
- 250 gram gula pasir (aku pakai 200 gram aja, menurutku udah manis)
- 1 sdt essence almond (aku pakai merk Toffieco)
- ¼ sdt garam (di resep asli ga pakai)
- 1 kaleng fruit cocktail (aku pakai Del Monte, isi buahnya lumayan lengkap)

Vla vanilla (opsional, pada resep asli ga pakai):
- 250 ml susu cair tawar
- 20 gram gula pasir
- ½ sdt garam
- ½ sdt essence vanilla
- 1 sdm maizena, larutkan dg sedikit air
(Vla: Masak susu cair, gula pasir dan garam sampai mendidih. Masukkan essence vanilla, aduk rata. Masukkan larutan maizena, aduk rata dan masak sampai mengental dan meletup-letup. Angkat dan dinginkan.)

Cara membuat:
- Masak sambil diaduk-aduk susu cair, agar-agar dan gula pasir hingga mendidih (jaga jangan sampai susunya pecah yaa…). Matikan api, masukkan essence almond, aduk rata. Biarkan uapnya hilang.
- Tuang larutan agar-agar ke dalam cetakan pudding (cup atau gelas). Biarkan setengah beku. Beri vla vanilla, lalu taburi dg fruit cocktail di setiap cetakan. Bekukan dalam kulkas hingga saat disajikan.


(Kalo buat pesanan yg di cup kayak gini. Ayo...siapa yg mau pesan??? hehee...)

Note: Kalo toppingnya mau pakai irisan buah segar juga bisa, misalnya irisan strawbery, kiwi atau mandarin orange. Siram dg sedikit syrup rasa lecy. Wuiihhhh...cantik dan suegerrrr!!! ^_^

KUE KERING KOPI SUSU



Pengen bikin cookies alias kuker alias kue kering ahh... Selama ini blum pernah bikin kuker sendiri. Biasanya kalo bikin pas menjelang Lebaran aja, itupun dulu cuma bantuin Tante yg emang punya usaha nerima pesanan kue. Ibuku ga pernah bikin kuker sendiri, dia pesan dari Tante, hihiiii... Kukernya Tante emang maknyuss smua! Tangannya ajaib kali ya, heheheee...
Tapi biasanya kalo Tante bikin kuker ya semacam nastar, putri salju, kaastengels, sagu keju, kuker kacang dan kuker khas Lebaran lainnya.

Kali ini aku pengen bikin yg simple aja dulu deh, takut gagal. Uuuuhhhh...blum apa-apa udah takut gagal duluan. Cari-cari resep akhirnya nemu di tabloid Saji yg kayaknya gampang (kayaknya lhoo...heheee). Namanya kue kering kopi susu. Ya udah dicoba bikin itu aja deh. Kebetulan bahan-bahannya emang ada di rumah.

Bahan:
180 gram margarin (aku pakai butter, coz stok margarin lagi habis)
125 gram gula halus
1 butir telur, kocok lepas
1 sdm kopi instan, larutkan 1 sdm air panas, dinginkan
1/2 sdt pasta moca (di resep sih ga ada, aku tambahin biar lebih terasa aroma kopinya)
200 gram terigu protein rendah (aku pakai Kunci Biru)
30 gram tepung maizena
30 gram susu bubuk
1/2 sdt baking powder
100 gram milk cooking chocolate, dicincang kasar

Cara membuat:
- Kocok margarin dan gula halus selama 1 menit hingga agak pucat. Masukkan larutan kopi dan pasta moca, kocok rata. Masukkan telur, kocok rata.
- Masukkan tepung terigu maizena, susu bubuk dan baking powder sambil diayak. Aduk rata dg sendok kayu atau spatula plastik. Masukkan coklat cincang, aduk rata.
- Siapkan loyang tipis yg telah dioles margarin. Sendokkan adonan ke loyang, beri jarak karena adonan nanti akan melebar setelah masuk oven.
- Oven dg suhu 160 deg Celcius sekitar 25-30 menit sampai matang kecoklatan (lamanya memanggang tergantung pada kondisi oven kita)



Hasilnya...lumayan lah bwt kelas pemula seperti aku, hihihiiiii... Aroma dan rasa kopinya cukup berasa. Manisnya menurut aku pas. Tapi aku lebih suka kuker yg teksturnya agak rapuh (kayak cookies Good Time gitu). Nah, kuker ini teksturnya blum seperti Good Time, heheee... Setau aku ada bahan tambahan makanan bwt perenyah kue kering, namanya kalo ga salah Emplex. Lain kali mau coba pake itu ah...^_^

Tuesday, February 10, 2009

CAKE KUKUS COKLAT MOCA PUTIH TELUR



Hoalaah...judulnya panjang banget yak! Heheee...
Di kulkas ada sisa putih telur, mungkin ada dari sekitar 6 putih telur. Kalo bikin kue yg lebih banyak pakai kuning telurnya ya begini jadinya, ada putih telur yg bersisa.
Hmmm...enaknya dibikn apa ya? Dari hasil ubek-ubek resep dan browsing di internet sebentar, akhirnya pilihan jatuh ke cake kukus aja deh. Kukus lagi ni, oven otangnya dikasih cuti dulu, hihihiii...
Resepnya sih diambil dari resep browkus putih telur Ny.Liem, coz resep-resep cake beliau emang terkenal maknyuss^_^
Tapi karena keterbatasan bahan dan pengen bikin cake yg bukan browkus alias ga nyoklat banget, akhirnya aku modified sana sini jadilah cake kukus coklat moca. Cake ini dibuat dua layer dg dua rasa, kopi dan moca. Ny. Liem, maaf ya resepnya aku ubek-ubek dan modifikasi. Thank u so much for the inspiration.
Rasanya??? Hmmmm...alhamduliLLAH enyakkk!! Spongy dan lembuuut...
Ini dia resepnya...

Bahan:
- 250 ml putih telur
- 125 gram gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 7 gram emulsifier (sekitar 1 sdt, aku pakai SP)
- 115 gram tepung terigu protein sedang
- 1/2 sdt baking powder
- 1/2 vanili bubuk (aku pakai 1/2 sdt pasta vanili)
- 35 gram dark cooking chocolate, lelehkan dan campur dg 40 ml minyak goreng
- 1/2 sdt pasta coklat
- 35 gram white cooking chocolate, lelehkan dan campur dg 40 ml minyak goreng (pakai milk cooking chocolate juga boleh)
- 1 sdt kopi instan, larutkan dg 2 sdm air panas, dinginkan
- 1/2 sdt pasta moca (aku ga pakai coz ga ada), kalo pakai bisa nambah aroma dan rasa mocanya.
- Coklat meises atau dark cooking coklat yg dicincang halus untuk bahan lapisan

Cara membuat:
- Kocok putih telur dan garam hingga setengah mengembang. Mulai dg kecepatan rendah, lalu naikkan ke kecepatan sedang. Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil dikocok terus hingga gula habis. Masukkan emulsifier, kocok kembali hingga mengembang dan kental (soft peak). Masukkan pasta vanili, aduk rata.
- Masukkan tepung terigu dan baking powder sedikit demi sedikit sambil diayak. Aduk rata dg whisker atau mixer kecepatan paling rendah.
- Bagi 2 adonan. Satu bagian diberi campuran dark cooking chocolate leleh dan pasta coklat. Satu bagian lagi diberi white cooking chocolate leleh, larutan kopi dan pasta moca. Aduk rata.
- Tuang adonan coklat ke loyang yg dioles margarin dan dialasi kertas roti. Kukus 15 menit. Beri taburan coklat meises atau dark cooking chocolate halus. Kukus lagi 5 menit.
- Tuang adonan moca di atasnya. Kukus lagi 25-30 menit sampai matang (bisa dilakukan tes tusuk).
- Angkat, keluarkan dari loyang beserta kertas rotinya. Biarkan agak dingin baru kelupas kertas rotinya.
- Potong-otong dan sajikan.


(lapisan coklat dan mocanya ga sama tingginya, aku pakai loyangnya kekecilan, hihihiii...)

TRIPLE CHOCO MUFFIN


(ini yg versi gede pakai bluder cup)

Sabtu kemarin rencana mau brangkat pagi-pagi silaturahim ke rumah ortu di Cilegon. Tapi ternyata hujan deras dari subuh sampai jam 9 pagi. Jam 8 perut udah keroncongan banget, suamiku udah menghabiskan secangkir sereal instan yg ga pernah aku suka:)
Ke dapur nyari bahan makanan, akhirnya aku putuskan bwt bikin muffin aja deh. Mudah dan cepet kan bikinnya, tinggal campur dan aduk-aduk aja. Pengen bikin muffin yg nyoklat banget (maniak coklat mode ON).
Bikin muffinnya pakai resep chocolate muffin dari blognya Mba Vania (thank u Mba...)
Aku namain Triple Choco Muffin soalnya adonannya pakai coklat bubuk, isiannya pakai cooking chocolate yg dipotong dadu dan atasnya ditaburin chocochips. Klo yg ga suka-suka banget sama coklat mungkin enek kali ya..but not for me off course, poko'e enyak dan lumayan buat sarapan...^_^

Bahan:
- 1 cup terigu serba guna
- 1/2 cup gula pasir
- 3 sdm coklat bubuk
- 2 sdt baking powder
- 1/2 sdt garam
- 1 butih telur, kocok lepas
- 3/4 cup susu cair
- 1/3 cup minyak goreng

Cara membuat:
- Dalam wadah yg agak besar, campur rata terigu, gula, coklat bubuk, baking powder dan garam.
- Dalam wadah lain (yg lebih kecil) campur telur kocok, susu cair dan minyak goreng. Masukkan ke dalam campuran terigu dan aduk rata hanya sampai campuran terigu menjadi moist dan bertekstur 'lumpy' (seperti lumpur). Jangan diaduk kelamaan yaaa...
- Masukkan ke dalam cetakan muffin (aku pakai cetakan muffin cup mini dan ada 1 yg pakai cetakan bluder cup)
- Oven hingga matang (sekitar 20 menit)
- Sajikan hangat bersama minuman kesukaan Anda ^_^


(ini versi mininya, my hubby habis 5 biji nih! hihihiii...)

Thursday, February 5, 2009

PUDDING MOZAIK NAN CANTIK



Hmmmm...lagi pengen makan puding ni. Bwt melancarkan pencernaan juga, maklum bumil ^_~
Biasanya bikin puding yg berbau coklat-coklatan (eh, coklat beneran denk, hehee...) yg resep maupun gambarnya blum pernah aku posting ke blog ini. Lha wong dulu-dulu ga pernah kepikiran bwt jeprat jepret hasil dapur^_^ Tapi kali ini pengen bikin puding yg gampang-gampang aja dan ga nyoklat.
Terinspirasi sama puding mozaik buatan almarhum Bunda Inong, aku jadi pengen bikin yg model kayak gitu juga ahh... (Bunda Inong...thank you, you're my ispirations always).

Pudingnya manis dan cantik. Tambah enak lagi kalo disajikan dg vla santan gurih.

Hmmmm...yummmieee dan menyehatkan!
Ini dia resepnya yg udah sedikit aku modifikasi.

Bahan A:
- 1/2 bungkus agar-agar warna merah
- 1/2 bungkus agar-agar warna hijau
- 150 gram gula pasir (masing-masing 75 gram untuk agar-agar merah dan hijau)
- 800 ml air (masing-masing 400 ml untuk agar-agar merah dan hijau)

Bahan B:
- 1 bungkus agar-agar putih
- 250 ml susu kental manis putih
- 50 gram gula pasir
- 600 ml air
- 1 sdt vanili

Cara membuat:
- Rebus bahan A merah dan hijau secara terpisah. Tuang dalam wadah dan bekukan. Sendoki/keruk dg sendok makan. Sisihkan.
- Bahan B, larutkan susu kental manis dan air (tidak di atas api). Setelah larut, masukkan gula dan agar-agar. Rebus dan aduk rata hingga mendidih. Masukkan vanili. Aduk rata. Angkat.
- Tata bahan A yg telah disendoki tadi di dasar loyang, campur warna merah dan hijau. Tuang setengah bahan B. Tata lagi sisa bahan A dan tuang kembali sisa bahan B. Dinginkan dan bekukan.

Potong-potong.

Bahan vla santan gurih:
- 65 ml santan kental (aku pake santan instan Kara yg kecil)
- 400 ml air
- 50 gram gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 1 lembar daun pandan
- 1/2 sdt vanili
- 1 sdm tepung maizena, larutkan dg 2 sdm air

Cara membuat:
- Rebus gula pasir, air dan daun pandan sampai mendidih.
- Masukkan santan, aduk-aduk sampai mendidih. Beri garam dan vanili.
- Masukkan larutan maizena, masak hingga kental dan meletup-letup. Angkat dan dinginkan.


(Fotonya ga bagus, gambarnya ngeblur. Kameraku rusakkk...hikz... T_T)

Note: Puding ini tipe puding yg padat dan renyah krenyess krenyess gitu, bukan puding yg bertekstur lembut. Tapi buatku ini puding yg simple dan enak ^_^

Tuesday, February 3, 2009

MUFFIN VANILLA CHOCOCHIPS



Muffin?? It’s fun!! ^_^
Kenapa dibilang begitu, ya iyalah. Coz bikinnya gampang banget, ga usah pake mixer. Cuma pur campur campur, duk aduk aduk, heheheeee... :)
Bwt yg males bikin cake yg pake mixer, bikin muffin is the right choice.
Less effort for big taste! ^_^

Dasar dari cara membuat muffin adalah mencampur bahan basah dan bahan kering. Pencampurannya dg cara diaduk menggunakan whisker atau spatula aja. Then the batter is ready to bake.

Muffin yg aku bikin ini resep aslinya aku ambil dari tabloid Saji yg udah aku modifikasi sedikit (halah, gayanya bilang modifikasi segala, padahal cuma mengganti topping dan fillingnya doank! Hihihiiiii…). Resep ini aslinya Muffin Kismis Vanilla. Tp aku ganti jadi Muffin Vanilla Chocochips.

Ini dia resepnya…

Bahan:
- 200 gram tepung terigu protein sedang (all purpose flour such as Segitiga Biru)
- 1 sdm baking powder
- ½ sdt baking soda (optional, aku tambahin ini biar lebih mengembang muffinnya)
- 125 gram gula pasir (lebih bagus lagi pake gula pasir yg halus/gula kastor)
- 100 gram margarin, lelehkan (aku pake butter biar lebih yummiiiee…)
- ¼ sdt essense vanilla/pasta vanilla
- 1 butir telur, kocok lepas
- 150 ml susu cair tawar
- 50 gram chocochips (bisa diganti kismis, keju, etc sesuai selera)

Cara membuat:
1. Campur bahan kering: tepung terigu, gula pasir, baking powder dan baking soda dan chocochips. Aduk rata dalam wadah agak besar.
2. Dalam wadah lain campur bahan basah: margarin/butter leleh, essence vanilla, telur dan susu cair. Aduk rata. Tuang ke campuran bahan kering tadi (campuran terigu).
3. Aduk rata dg whisker atau spatula karet dalam beberapa kali adukan saja. Cukup sampai campuran tepungnya moist dan adonan bertekstur ‘lumpy’ (kayak lumpur).
4. Tuang ke paper cup muffin (aku pakai bluder cup) setinggi ½ cup saja karena adonan akan mengembang. Taburi atasnya dg sisa chocochips.
5. Oven hingga matang kekuningan, sekitar 20-30 menit (tergantung kondisi oven).
6. Lebih lezat disajikan hangat.

Tips:
- Pada saat mencampur bahan basah dan bahan kering, aduk adonan dg whisker atau spatula karet dalam beberapa adukan saja sampai adonan tepungnya moist dan bertekstur ‘lumpy’ (kayak lumpur). Mungkin akan terlihat adonan tidak halus dan banyak gumpalan-gumpalan, tapi biarkan saja karena ini yg akan membentuk tekstur muffin (sok tauuuuuuuuuuu….). Jangan diaduk terlalu lama karena akan menyebabkan hasil akhir muffin menjadi keras (kata-kata dari master muffin, Mba Vania-aku copy kata-katamu ya Mbaa…)
- Panggang muffin dg suhu oven yg cukup panas (sekitar 180-200 deg Celcius) agar muffin bisa mengembang dg baik. Jangan lupa utk memanaskan oven selagi kita membuat adonannya ya…

Muffinku ini aku isi pake keju cheddar yg dipotong dadu truz atasnya ditaburi chocochips. Jadi gurih di dalam, tapi teuteup ada coklatnya. Dasar maniak coklat! Heheheeee...



Karena aku pake bluder cup yg ukurannya lumayan gede, jadi muffin ini cocok bwt sarapan ditemani segelas susu hangat. Kalo bwt cemilan teman minum teh bisa dibuat di cup yg lebih kecil.

Sunday, February 1, 2009

BROWNIS KUKUS



Huuuuuuaaaaaaahhhhhhh…bikin cake kukus yg satu ini penuh perjuangan dan sempat diwarnai linangan air mata T_T (beneran lhooo…)
Critanya pas mau bikin browkus ini aku rencana pake loyang persegi ukuran 20x20x7 cm. Aku siapin tuh loyangnya, udah dioles margarin dan dialas kertas roti dg rapi.
Setelah selesai membuat adonannya, aku tuang lapisan pertama ke loyang.
Tapi………….taraaaaaaa…….loyangnya kok ga muat ya di panci kukusannya???!!!
Ternyata saudara-saudara, aku salah ambil loyang!!! :(
Huaaaakkkkksssss…ternyata loyang yg aku siapkan itu ukuran 22x22x7 cm yg memang jelas-jelas ga bisa masuk dalam panci kukusanku. Loyang persegi yg muat cuma yg ukuran 20x20 aja!
Dan ternyata loyang ukuran 20x20 itu ada di tempat cucian piring karena semalam bekas dipakai membuat cake juga, fufufufuuuuu…
Ga mau lama-lama, akhirnya aku ambil aja loyang bulat diameter 20 cm dan kupindahkan adoanan yg tadi sudah terlanjur masuk ke loyang persegi 22x22x7 cm.
AlhamduliLLAH, akhirnya adonanku bisa masuk juga ke dalam panci kukusan.

Eiiiitttzzzz…ternyata ga sampe disitu!
Tiba-tiba kok aku lihat api komporku tiba-tiba mengecil dan……mati!!!
Padahal adoannya baru 5 menit masuk panci kukusan. Seharusnya kan 10 menitan.
Hwaaaaaaa….apa lagi ini??! Ternyata gasnya habis! :’(
Langsung deh my hubby dg siap siaga pergi membeli gas.
Tapi sampe di rumah kok, tetap aja kompor ga mau nyala walaupun tabung gas sudah diganti. Hufffffff….
Berkali-kali dicoba, tetap ga mau nyala. Kompor gasnya ngambek! :(
Aduh, gimana ini nasib adonan browkus yg tadi baru dikukus 5 menit???
Ga terasa tiba2 mataku berkaca-kaca… T_T
Tapi, setelah beribu kali (halah, lebay deh beribu kali, heheheee…) dicoba dinyalakan akhirnya kompornya mau nyala lagi. AlhamduliLLAH…
Dan browkusnya tetap sukses kok, yipppiiiiii…. ^_^

Here’s the recipe (originaly recipe by Ny. Liem)
Aku pakai ½ resep aja.

Brownis Kukus

Bahan:
- 6 butir telur
-225 gram gula pasir
- vanili bubuk secukupnya (untuk mengurangi bau telur)
- garam sedikit
- ½ sdt emulsifier (SP/TBM/Ovalet)
- 125 gram terigu protein sedang (misalnya Segitiga Biru)
- 50 gram coklat bubuk (aku pakai Van Houten)
- 175 ml minyak goreng
- 100 gram dark cooking chocolate, lelehkan
- 75 ml susu kental manis (aku pakai yg coklat)

Cara membuat:
1. Campur dan ayak terigu dan coklat bubuk. Sisihkan.
2. Campur dark cooking coklat leleh dg minyak goreng. Sisihkan.
3. Kocok telur, gula pasir, emulsifier, vanili bubuk dan garam hingga mengembang dan kental.
4. Masukkan campuran terigu dan coklat bubuk sedikit demi sedikit sambil diaduk rata (bisa pakai mixer kecepatan paling rendah). Pastikan seluruh tepung sudah tercampur rata.
5. Masukkan campuran cooking coklat leleh dg minyak goreng sedikit demi sedikit. Aduk rata dg spatula aja. Aduk balik sampai homogen.
6. Ambil 1/3 adonan, beri susu kental manis. Aduk rata dan sisihkan.
7. Tuang ½ adonan biasa (yg tanpa susu kental manis) ke dalam loyang ukuran 20x20x7 cm yg telah dioles margarin dan dialasi kertas roti. Kukus selama 10 menit.
8. Tuang adonan yg pakai susu kental manis di atas adonan pertama. Kukus lagi 10 menit.
9. Terakhir tuang lagi sisa adonan biasa (yg tanpa susu kental manis). Kukus selama 20 menit.
10. Setelah matang (bisa diuji dg tusuk gigi bersih), segera keluarkan dari panci kukusan. Diamkan hingga agak dingin dan keluarkan dari loyang.

Tips: Bungkus tutup panci kukusan dg kain serbet bersih agar uap air tdk menetes ke adonan saat dikukus dan gunakan api sedang agar permukaan browkus tdk bergelombang. Browkusku agak bergelombang tu atasnya, walaupun gelombang cinta dan bukan gelombang tsunami, heheheeee… But it’s okay, kan atasnya aku siram pakai ganache (itu atasnya aku siram ganache dan dicoret-coret pakai butter cream). Yg penting rasanya yummmiiiiii….(mirip sama browkus yg oleh-oleh khas dari Bandung tea). Wekekekekkkk…ngarep dot com deh ah! ^_^

BLACK FOREST



I call this pretty cake 'Everlasting Cake', soalnya dari dulu cake ini memang selalu jadi pilihan banyak orang untuk acara-acara khusus. Rasanya yummie banget, selain memang karena aku maniak sama coklat, heheheee... Udah gitu penampilannya jg cantik!
Bisa dibuat dalam ukuran besar untuk acara khusus, atau ukuran mini untuk konsumsi sendiri.
Sekarang harus bisa bikin sendiri donk, suamiku juga suka soalnya ^_^
Resepnya memang macam-macam, begitu pula cara membuat dan menghiasnya. Klo aku pakai resep yg ini...

Bahan sponge cake coklat:
- 6 butir telur
- 150 gram gula pasir
- ½ sdm cake emulsifier (SP/TBM/Ovalet)
- 125 gram terigu protein sedang (misalnya Segitiga Biru)
- 25 gram coklat bubuk (aku pakai Van Houten)
- ½ sdt vanili bubuk
- 75 gram mentega/margarin, lelehkan dan dinginkan
- 1 sdt pasta black forest

Simple syrup:
-100 gram gula pasir
-100 ml air
-sedikit pasta vanili (agar harum)
Biasanya ditambahkan rhum/kirsch, tapi aku gak pakai

Filling:
-1 kaleng cherry hitam (masing-masing dibelah dua, saring dan pisahkan airnya
-25 ml air
-2 sdm tepung maizena, larutkan dg sedikit air
(Air cherry hitam, air dipanaskan hingga mendidih kemudian masukkan larutan maizena. Masak hingga kental dan meletup-letup. Dinginkan hingga menjadi seperti selai)

Hiasan:
-Butter cream (aku pakai whipped cream)
-Dark cooking chocolate, diserut
-Cherry merah bertangkai

Cara membuat:
- Campur dan ayak tepung terigu dan coklat bubuk dan vanili bubuk (bisa 2-3 kali agar lebih halus). Sishkan.
- Kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier hingga mengembang dan kental. Masukkan tepung terigu, aduk rata dg spatula. Masukkan mentega leleh dan pasta black forest. Aduk balik hingga rata (pastikan semua tepung terigu, mentega leleh dan pasta sudah tercampur rata)
-Tuang ke dalam loyang yg telah dioles margarin dan dialasi kertas roti (aku pakai loyang bulat diameter 18 cm)
-Panggang dalam oven hingga matang (sekitar 30 menit)
-Angkat, keluarkan dari loyang dan dinginkan-Belah melintang cake menjadi 3 bagian. Ambil cake lembar pertama, basahi dg simple syrup. Olesi dg selai air cherry hitam, oles lagi dg butter cream/whipped cream dan tata cherry hitam. Tutup lagi dg lembar kedua, ulangi menata filling. Tutup lagi dg lembar terakhir dan oles semua permukaan cake dg butter cream/whipped cream. Hias sesuai selera dg coklat pekat serut dan cherry merah bertangkai.

BOLU GULUNG KUKUS MINI



Kue yg satu ini cocok bwt snack box or acara-acara kayak arisan. But, buat teman minum teh di rumah jg oke kok! ^_^
Bolu gulung ini gurih dan harum, coz bikinnya pakai santan. Ditambah lagi teksturnya yg lembut dan moist banget, karakter khas dari cake yg dikukus (ciiiieeee…karakter gitu lhoo, heheheee…)
Ini dia resepnya, didapat dari NCC.

Bahan:
- 6 butir telur
- 250 gram gula pasir (pakai 200 gram aja juga udah manis, tergantung selera)
- 200 gram tepung terigu
- 1 sdt emulsifier (SP/TBM/Ovalet)
- 150 ml santan (aku pakai santan instan Kara)
- sedikit garam
- sedikit aroma pasta dan pewarna makanan (sesuai selera)

Bahan filling:
- Buttercream
- Selai coklat
- Selai strawberry
- Lainnya sesuai selera

Cara membuat:
-Kocok telur hingga setengah mengembang dan berbusa. Masukkan emulisfier dan kocok lagi sebentar. Kemudian masukkan gula pasir dan garam. Kocok hingga mengembang, pucat dan kental. Matikan mixer.
-Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk rata (aku pakai spatula aja).
-Masukkan santan, aduk hingga tercampur rata.
-Beri aroma pasta dan pewarna sesuai selera.
-Tuang ke dalam loyang persegi yg dialas kertas roti (bisa menjadi beberapa loyang tergantung ukuran loyang yg kita pakai. Adonan jangan terlalu tebal agar tidak susah saat digulung)
-Kukus hingga matang (sekitar 15 menit)
-Angkat dan balikkan dan lepaskan kue dari loyang diatas kertas roti. Oles dengan bahan isi.
-Gulung selagi hangat (digulungnya sambil dipadatkan pelan-pelan dan dibungkus dengan kertas roti).
-Biarkan agak lama sampai dingin agar tidak mudah terbuka gulungannya.
-Potong-potong.

Tips:-Saat mengukus, bungkus tutup dandang dengankain serbet bersih untuk menyerap uap air dari dandang agar tidak jatuh membasahi permukaan cake.

CHOCOBALLS



Cemilan ini dibuat coz di rumah ada beberapa bungkus biskuit marie yg blum habis dimakan. Suami bosan cuma makan biskuit marie dicelup di susu hangat atau teh, lagian aku juga ga begitu suka makan biskuit marie. Akhirnya dibuat cemilan ‘Chocoballs’ aja! Bikinnya mudah banget dan cepat pula. Rasanya?? Hmmmm…so yummmie! So, u have to try this and enjoy it… ^_^

Bahan:
- 10 keping biskuit marie, dihancurkan
- 6 sendok makan susu kental manis coklat
- 1 sendok makan margarin, dilelehkan
- 100 gram coklat masak pekat (dark cooking chocolate), dilelehkan
- Coklat meises secukupnya

Cara membuat:
- Campur biskuit marie, susu kental manis dan margarin yg sudah dilelehkan. Aduk sampai merata dan menjadi kalis (bisa dipulung).
- Bentuk bulat-bulat kurang lebih sebesar kelereng (kalo mau segede bola tenis juga boleh, heheheee…, celupkan di coklat masak pekat, gulingkan di coklat meisyes.Bekukan dalam kulkas.

CAKE PANDAN KEJU



Cake ini enak banget harumnya, harum pandan (ya iyaalaah…namanya juga cake pandan!). Klop banget dipadu dg rasa asin gurih keju cheddar parut. Hmmmm…yummmiiieee…

Bahan sponge cake pandan (pakai resep Bunda Fatmah Bahalwan-NCC):
- 6 butir telur utuh
-2 butir kuning telur
-200 gram gula pasir
-1 sdt cake emulsifier (SP/TBM/Ovalet)
-200 gram terigu protein sedang (misalnya Segitiga Biru)
-1 00 gram mentega/margarin, dilelehkan dan dinginkan
-1 sdm pasta pandan

Simple syrup:
-100 gram gula pasir
-100 ml air
-sedikit pasta vanili (agar harum)

Bahan olesan:
-Butter cream
-Keju cheddar parut

Cara membuat:
-Kocok telur, gula pasir dan cake emulsifier hingga mengembang dan kental. Masukkan tepung terigu, aduk rata dg spatula. Masukkan mentega leleh dan pasta pandan. Aduk balik hingga rata (pastikan semua tepung terigu, mentega leleh dan pasta pandan sudah tercampur rata)
-Tuang ke loyang yg telah dialasi kertas roti (aku pakai loyang persegi ukuran 22x22x7 cm)
-Panggang dalam oven hingga matang (aku panggangnya pakai otang dg lama pemanggangan sekitar 45 menit)
-Kematangan bisa diuji dg tusuk gigi, bila ditusuk cake tidak menempel/lengket pada tusuk gigi berarti cake telah matang.-Angkat dan dinginkan. Belah menjadi 2 lembar. Ambil lembar pertama, basahi dg simple syrup dan oles dg butter cream. Tumpuk dg lembar kedua, basahi lagi dg simple syrup. Oles seluruh permukaan cake dg butter cream. Beri keju cheddar parut ke seluruh permukaan cake.