Monday, February 14, 2011

FRIED CHICKEN ala KFC



Masih punya ayam di freezer. Sebenernya hari ini aku gak pengen masak (nah lho?!), hehehee... Soalnya nenk Nadhifa lagi susah makan, jadi tadi aku cuma buatin sup bening pake bakso ikan aja buat dia.
Tapi berhubung juragan dan nyonya di rumah juga harus makan, ya udah tadi sore aku bikin fried chicken ini aja buat lauk makan malam nanti.

Resep ini awalnya aku lihat dari website NCC by Bu Fatmah. Cuma kadang2 aku bikinnya gak pake takaran, dikira-kira aja banyak terigunya berapa, bumbunya berapa, heheheee... Klo masak emang suka pake ilmu kira-kira :D

Penampakan dan renyahnya alhamdulillah sudah mirip sama yg di resto. Tapi klo bumbu mungkin berbeda ya, kan katanya klo KFC itu pake 11 (atau 12 ya??) bumbu rahasia, weewww... Klo resep yg ini bumbunya gak sampe belasan kok, hihihihihiiii...

Aku pake basis ayamnya cuma 1/2 ekor atau sekitar 500 gram. Soalnya keluarga kecil sih, hehehee... Klo mau 1 ekor tinggal bikin 2x resep aja.
Resep asli NCC bisa dilihat disini.

Fried Chicken ala KFC
(Adapted from NCC-Bu Fatmah, modified by Ricke)

Bahan:
1/2 ekor ayam (sekitar 500 gram), potong-potong imut juga monggo :P ~ Aku tadi jadinya 6 potong
1 sdt air jeruk nipis
1/2 sdt garam
1 sdt kaldu ayam bubuk (aku pake yg non MSG)
1/4 sdt merica bubuk

Tepung bumbu pelapis:
300 gram terigu protein sedang/all purpose
1 sdm tepung sagu
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt garam
1 sdt kaldu ayam bubuk
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk

Bahan pencelup:
1 butir putih telur
1 sdt kaldu ayam bubuk
250 ml air

Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng 'deep frying'.

Cara membuat:
1. Taruh ayam pada wadah, lumuri air jeruk nipis, garam, kaldu ayam bubuk dan merica bubuk. Simpan dalam lemari es selama 1 jam agar bumbu meresap (klo buru-buru bisa minimal 15 menit).
2. Campur semua bahan tepung bumbu. Aduk rata. Sisihkan.
3. Kocok putih telur hingga encer dengan garpu/whisk, beri kaldu ayam bubuk. Aduk rata. Tuang air. Aduk rata. Sisihkan.
4. Panaskan minyak dengan api sedang. Jangan menggunakan api besar agar lapisan tepung tidak cepat gosong sedangkan bagian dalam ayamnya belum matang.
5. Ambil sepotong ayam, gulingkan ke tepung bumbu pelapis sebentar saja (cukup tipis saja), kemudian celupkan ke bahan pencelup sebentar saja, angkat dan gulingkan ke tepung bumbu lagi. Gulingkan sambil dipadatkan agar tepung melekat dengan baik pada ayam. Kemudian cubit-cubit ayam dengan ujung jari kita untuk membuat efek 'kriwil' pada tepungnya ketika digoreng ^__^
6. Goreng ayam dalam minyak yg sudah dipanaskan sambil sesekali disiram jika ada bagian yang tidak terendam minyak dengan sempurna. Bolak balikkan ayam jika dibutuhkan. Goreng hingga kecoklatan an kering. Angkat dan tiriskan.
7. Sajikan dengan saus sambal atau saus tomat.

Tips:
- Gunakan minyak dalam jumlah banyak untuk menggoreng 'deep frying', ini salah satu faktor yang akan membuat ayam menjadi renyah kriuk kriuk.
- Panaskan minyak dengan api sedang, jangan gunakan api besar untuk menghindari tepungnya cepat gosong sedangkan bagian dalam masih belum matang sempurna. Alhamdulillah aku klo bikin selalu matang sampai ke bagian dalam.
- Saat membalut ayam dengan tepung bumbu, balut sambil dipadatkan tepungnya agar menempel dengan baik pada ayam. Kemudian cubit-cubit dengan menggunakan ujung jari-jari kita untuk mendapatkan efek 'kriwil' pada tepungnya saat digoreng.
- Kita tidak bisa mengharapkan ayam setelah digoreng dan didiamkan di suhu ruang akan dapat bertahan terlalu lama renyahnya.
Jika kita membeli ayam dari resto fried chicken terkenal sekalipun, jika kita bawa pulang dan didiamkan agak lama juga pasti akan tidak renyah lagi.
Ayam yg disimpan di rak display di resto akan lebih tahan lama renyahnya karena rak displaynya mempunyai penghangat (display warmer/display heater) untuk menjaga ayam yg telah digoreng tetap renyah dan fresh ^__^
Alhamdulillah ayam yang aku buat tadi sore digoreng pas mau dimakan malamnya masih renyah kok ;)
- Jika ingin membuat versi pedas atau versi lada hitam, tinggal ditambahkan cabe bubuk atau lada hitam yg kasar (jangan pake yg terlalu halus lada hitamnya karena bisa bercampur dengan tepung nanti tepungnya malah jadi ikut berwarna gelap).
- Minyak bekas menggoreng ayam memang akan menjadi keruh karena bercampur dengan tepung. Tapi selama minyaknya tidak mengalami oksidasi berlebihan sampai berwarna kehitaman minyak masih bisa dipakai kembali. Setelah selesai menggoreng, dinginkan minyak dan diamkan beberapa jam (atau semalaman), nanti tepungnya mengendap di bagian bawah dan minyaknya memisah di bagian atas. Saring perlahan minyaknya, buang endapan tepungnya.

Selamat mencoba ya, semoga cocok ^_^

1 comment:

Lena Sutiono said...

lam kenal bun...resepnya menginspirasi banget..q dah coba beberapa ternyata uenak dan sukses..tengz y bun dah mw sharing ilmunya..;)

Post a Comment