Thursday, September 29, 2011

TRIPLE CHOCOLATE CARAMEL CAKE FOR TEH ALIET


TCCC ini pesanannya Teh Aliet untuk wedding anniversary-nya yang ke-9. Waktu bikin cake ini Teh Aliet juga ikut melihat proses pembuatannya karena kebetulan sedang ke rumah buat belajar mendekor cake sederhana menggunakan buttercream.
Tapi klo TCCC ini aku yang buat semua, Teh Aliet hanya melihat saja, hehee... Dari mulai bikin ganache, menyusun dan mendekor sampai selesai. Apalagi putranya ikutan bolak balik ke dapur nanyain apa kuenya sudah selesai, dia gak sabar pengen makan kuenya. "Bunda I want this cake, I like chocolate cake.", katanya, xixixiiiii.... Jadi keder deh tukang kuenya ditungguin begitu :D
Yang paling lucu waktu putranya Teh Aliet mojok berdua dengan Dhifa nyolekin sisa coklat cair dan ganache yang ada di wadah, xixiixiiiii... Dasar anak-anak mah doyan banget nyolekin coklat :D


2 layer dark chocolate spongecake, dibasahi dengan simple syrup dan caramel syrup, diberi olesan strawberry jam biar ada sensasi asem-asem segar kemudian diberi filling chocolate ganache. Dicover keseluruhan dengan chocolate ganache juga. Bagian atasnya diberi chocolate glaze. Pokoknya coklat semua :D

Sms dari Teh Aliet:
"Cakenya enak banget, coklat abis. Si adik mah heboh klo itu cake birthday-nya dia, hihii... Kata kakak iparku, lebih nyoklat daripada yang dia pesan di hotel dulu. Top lah pokoknya."

ALhamdulillah, iku senang dengernya ^__^

Happy wedding anniversary ya Teh. Semoga langgeng selalu pernikahannya dan anak-anak kelak menjadi anak yg sholeh dan sholehah. Aamiin...
Terima kasih sudah memesan di Ordinary Kitchen dan semoga berkenan dengan kuenya ya Teh ^___^

Tuesday, September 27, 2011

TRIPLE CHOCOLATE MOUSSE CAKE


Hari Sabtu kemarin, Nadhifa sudah membaik, demamnya sudah turun. Hanya saja ternyata keluar tampek di badannya. Mungkin badannya sedang proses detoksifikasi setelah demam tinggi. Rewelnya minta ampun. Pesanan sampai dengan hari Senin saya cancel dan Alhamdulillah gak ada pesanan birthday cake or special occasion cake. Hanya pesanan cake, pudding dan klappertaart untuk konsumsi sendiri, jadi customer tidak keberatan klo pesanannya dicancel atau diundur ke lain hari. Terima kasih ya…

Hari Minggunya Abi mau pulang dari luar kota, setelah tugas beberapa hari di Bali. Akhirnya Sabtu malam setelah Nadhifa tidur saya membuat cake coklat (belum tau mau dibikin apa nanti cake coklatnya yang penting bikin dulu). Kebetulan sedang gak ada persediaan keju, cream cheese, dsb. Yang ada cuma coklat dan whip cream. Telur pun tinggal 5 butir yang dipakai untuk membuat cake. Akhirnya sambil manggang cake sambil mikir mau bikin apa dan mengandalkan my best buddy ‘Google’, hehee… Okay, saya putuskan bikin triple chocolate mousse cake (TCMC) saja, dengan menggunakan eggless chocolate mousse alias mousse yang tidak menggunakan telur (karena memang sudah tidak punya stok telur).

Banyak foodie blogger yang menggunakan resep dari Cook’s Illustrated yang disebarkan ‘virus’-nya oleh Annie’s Eats. Basecakenya menggunakan flourless chocolate cake. Tapi saya kemudian memutuskan mengadaptasi dari Irina’s site di New York (www.pastrypal.com), her TCMC’s looks so stunning!
Tapi tetap saya membuatnya dengan versi saya. Menggunakan chocolate sponge cake yang saya buat tadi dan saya buat 2 layers untuk bagian dasar dan bagian paling atas. Cakenya tidak terlalu manis, jadi pas dikombinasikan dengan mousse yang manis.
Begitu juga dengan mousse-nya, takaran bahan-bahannya saya rubah sedikit.

Disebut ‘triple’ karena layernya terdiri dari 3 layers coklat yaitu, dark chocolate cake, dark chocolate mousse dan white chocolate mousse. Klo mau bisa juga divariasikan mousse-nya menjadi 3 bagian, misalnya dark chocolate mousse, coffee chocolate mousse dan white chocolate mousse. Jadi masing2 layernya menjadi lebih tipis dari yang saya buat ini. Terserah kreasi Anda :)
Bila ingin melihat TCMC yang Irina buat, bisa dilihat disini.



TRIPLE CHOCOLATE MOUSSE CAKE
By Ricke Indriani

Dark Chocolate Cake
Bahan:
5 butir telur
75 gram gula pasir
1 sdt cake emulsifier
½ sdt vanilla

70 gram terigu all purpose (protein sedang)
30 gram coklat bubuk
10 gram maizena
1 sdm susu bubuk
---> Campur dan ayak

50 gram butter/margarin
40 gram dark chocolate, cincang
---> Lelehkan bersama dan aduk rata

1 sdt pasta coklat (optional)

Cara membuat:
Siapkan loyang bulat ukuran 22 cm. Alasi bagian bawahnya dengan kertas roti/baking paper. Oles mentega. Sisihkan.
Panaskan oven 180’C.
Cara 1: Metode all in one. Campur semua bahan jadi satu kecuali campuran butter/margarine-dark chocolate dan pasta coklat. Kocok dengan mixer kecepatan tinggi sampai mengembang, kental dan berjejak. Sekitar 20 menit. Masukkan campuran butter-dark chocolate dan pasta coklat. Aduk balik merata. Tuang ke dalam loyang. Panggang sampai matang sekitar 30-35 menit.
Cara 2: Pengocokan seperti membuat sponge cake biasa. Telur, gula pasir dan emulsifier dikocok terlebih dahulu sampai mengembang kental dan ‘jambul petruk’. Baru masukkan bahan kering, aduk rata. Masukkan campuran butter/margarine-dark chocolate dan pasta coklat. Aduk balik merata. Tuang ke dalam loyang. Panggang sampai matang sekitar 30-35 menit.

Dark Chocolate Mousse
Bahan:
110 gram susu cair (ditimbang)
5 gram gelatin bubuk
2 sdm air
175 gram dark chocolate, cincang
300 gram non dairy whip cream dingin (jika dari whip cream bubuk bisa dibuat dari 100 gram whip cream bubuk + 200 ml air es)

White Chocolate Mousse
Bahan:
110 gram susu cair (ditimbang)
5 gram gelatin bubuk
2 sdm air
175 gram white chocolate, cincang
300 gram non dairy whip cream dingin (jika dari whip cream bubuk bisa dibuat dari 100 gram whip cream bubuk + 200 ml air es)

Cara membuat:
Dark chocolate mousse:
Larutkan gelatin dengan 2 sdm air, aduk rata. Diamkan. Gelatin akan menyerap air dan membentuk gel. Sisihkan.
Panaskan susu cair dengan api kecil, cukup sampai terlihat bagian pinggirnya mulai mendidih. Matikan api. Masukkan gelatin. Aduk rata dengan hand whisk sampai gelatin benar-benar larut.
Taruh dark chocolate cincang dalam wadah agak besar. Tuangi susu panas. Diamkan hingga coklat terlihat meleleh. Aduk hingga tercampur rata. Sisihkan. Jaga tetap hangat kuku.
Kocok whip cream hingga setengah kaku (soft peak). Campurkan bertahap ke dalam campuran coklat. Aduk rata.

Siapkan loyang ring bulat diameter 20 cm, atau loyang bongkar pasang (springform) diameter 20 cm.
Trim bagian atas cake yang berkulit supaya rata. Belah cake menjadi 2 bagian.
Letakkan selembar cake pada dasar ring/loyang. Basahi dengan simple syrup (supaya lembab). Tuangi dark chocolate mousse, ratakan. Simpan di freezer supaya set.

Buat white chocolate mousse dengan cara yang sama. Tuang di atas lapisan dark chocolate mousse. Ratakan. Tutup dengan selembar cake lagi. Basahi dengan simple syrup. Simpan kembali di freezer.

Chocolate Glaze:
115 gram dark chocolate, cincang
80 gram whip cream cair
3 sdm madu atau light corn syrup
1 sdm vegetable oil/minyak goreng

Cara membuat:
Panaskan whip cream. Matikan api. Masukkan dark chocolate cincang, aduk hingga coklat meleleh semua dan tercampur rata. Masukkan madu dan vegetable oil. Aduk rata. Tuang di atas cake. Ratakan. Simpan kembali di freezer. Bekukan minimal 2,5 – 4 jam. Baru dikeluarkan dari ring/loyang. Sajikan dingin.


Buat keperluan pemotretan (halah! gaya :p) saya kasih ornamen coklat di atasnya, kebetulan di rumah memang suka ada stok ornamen coklat sewaktu-waktu diperlukan klo ada pesanan. Cuma 'dipinjem' aja sebentar, selesai motret trus diambil lagi, qiqiqiiiii... :p

Kebetulan besoknya (hari Minggu) Mba Ulin dan keluarganya mengabari klo mau mampir ke Serang, sekalian mau anter pesanan barang ke Cilegon. Wah, untung semalam bikin cake. Jadi ada yang dijadikan suguhan. Kasihan kan klo udah datang jauh dari Depok trus Cuma disuguhi air putih, xixiixiii… Udah gitu kasih taunya mendadak pula, pas mau berangkat baru sms. Jadi judulnya kemarin makan beratnya bakso (beli bukan bikin, soalnya gak sempet masak) dan ditutup dengan dessert TCMC ini. Guayaaaa benerrrr… :D

Thursday, September 22, 2011

LBT#8: PIZZA


Ini pertama kalinya saya membuat PR LBT di last minute karena cukup sibuk mengerjakan pesanan-pesanan. Baru tadi sore (saat tanggal dead line 20 September 2011) saya buat pizza-nya dan akhirnya jadi menu dinner malam ini. Alhamdulillah mengenyangkan dan uenakkk...:)

Foto seadanya begitu keluar oven langsung difoto di meja dapur, mataharinya juga udah gak ada karena udah maghrib, plus lagi 'motret blue' -___-

Pizza ini saya buat setelah seharian tadi saya berkutat dengan pesanan. Dan saya gak punya bahan-bahan lengkap buat toppingnya, belum sempat belanja.
Ubek-ubek kulkas hanya ada jamur saja. Klo keju mozarella saya masih punya sekotak lagi, dan parmesan sisa bikin kuker Lebaran kemarin.
Ya sudah akhirnya bikinlah dengan topping seadanya, jamur dan keju, heheee...
Rasanya? Ternyata gak kalah enak dengan pizza yang menggunakan topping daging-dagingan (daging cincang, sosis, pepperoni, smoked beef or something else like that). Abi langsung habis 2 slice dan Dhifa 1 slice nambah dikit ;)
Kata Abi: "Delicioso..." :D

Untuk dough-nya saya tetap berpegang pada pakem dough pizza original yang tidak menggunakan banyak macam bahan (no eggs, no butter, no sugar, etc). Karena menurut saya, disitulah letak perbedaan antara dough pizza crust dengan dough roti manis ^__^
Seperti klo qta makan di resto-resto pizza, pizza crust-nya tidak seperti roti pada umumnya kan? Hehee...
Tapi tentu saja semua kembali lagi ke selera masing-masing, mungkin banyak juga teman-teman yang lebih menyukai pizza crust yg empuknya seperti roti manis :)

Sekilas mengenai pemanggangan pizza, intinya adalah jangan over bake, cukup sekitar 15 menit tetapi memakai suhu tinggi. Pemanggangan pizza konvensional itu menggunakan oven 'fire wood' (oven perapian) dan adonan pizzanya diletakkan di atas 'pizza stone' yang sudah dipanaskan sebelumnya di dalam oven.
Tapi klo tidak punya pizza stone (seperti saya) tidak masalah menggunakan loyang. Sebaiknya gunakan loyang flat atau loyang tipis, agar pizza mendapatkan panas secara merata.
Gilas atau stretch adonan pizza tipis-tipis saja, kurang dari 0,5 cm karena adonan akan mengembang selama proses pemanggangan. Klo tebal nanti hasil pizza-nya juga akan lebih tebal dan terlalu 'berat'.

Resep dough dan sausnya sudah pernah saya posting sebelumnya dan saya selama ini selalu memakai resep ini jika membuat pizza. Hanya berbeda topping. Resep yg dulu saya posting bisa dilihat disini. Saya buat 1/2 resep saja untuk 1 pan pizza.


CHEESE MUSHROOM PIZZA
by Ricke Indriani

Pizza crust:
125 gram terigu protein tinggi
50 gram terigu protein sedang
3 gram ragi instant
100 ml air hangat
1/2 sdt gula pasir
1 sdm minyak zaitun (atau vegetable oil lainnya)
sejumput garam

Cara membuat dough:
Campurkan ragi instant, gula pasir dan air hangat. Biarkan sekitar 10 menit hingga terlihat berbusa.
Campurkan tepung terigu, buat lubang di tengahnya. Tuang air ragi di tengah terigu sambil diaduk rata dengan tangan.
Tambahkan minyak zaitun, uleni hingga rata setengah kalis. Masukkan garam. Uleni lagi hingga kalis dan adonan licin.
Bulatkan adonan, tempatkan dalam wadah yg dioles minyak. Tutup dengan plastik wrap atau serbet. Biarkan 45 menit-1 jam hingga mengembang 2x lipat.

Saus:
3 buah tomat, haluskan (blender)
4 sdm saus tomat atau tomat pasta
1 siung bawang putih, cincang halus
1/2 buah bawah bombay, cincang kasar
Jamur merang secukupnya, cincang kasar
Garam, gula pasir, merica bubuk dan pala bubuk secukupnya
Oregano kering, basil kering, rosemary kering secukupnya
Minyak goreng untuk menumis

Cara membuat saus:
Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan jamur merang cincang, tumis hingga agak layu. Masukkan tomat yg sudah dihaluskan. Masak hingga airnya berkurang. Masukkan saus tomat. Aduk rata. Tambahkan garam, gula pasir, merica bubuk dan pala bubuk. Cicipi. Masukkan oregano, basil dan rosemary. Aduk rata. Dinginkan.

Topping:
Jamur kancing kalengan (champignon)
Jamur enoki segar
1/2 buah bawang bombay iris bentuk cincin
Mozarella cheese, parut kasar
Parmesan cheese parut halus

Penyelesaian:
Panaskan oven 200'C.
Tipiskan dough sampai ketebalan sekitar 0,5 cm. Letakkan di loyang tipis yang sudah dioles minya. Strech dari tengah ke bagian pinggirnya, bentuk sesuai selera.
Beri saus dengan merata. Beri mozarella cheese, tata jamur kancing, jamur enoki dan bawang bombay. Taburi parmesan cheese. Taburi lagi dengan mozarella cheese. Beri taburan sedikit oregano kering.
Panggang 15-20 menit sampai keju meleleh dan terlihat agak meletup-letup. dan pinggiran crust sudah crispy.
Angkat dan sajikan hangat dengan saus sambal/saus tomat botolan sesuai selera.
Happy baking!

Salam LBT.

TIRAMISU CAKE FOR TEH RACHMA



Pesanan Teh Rachma untuk dinikmati dengan keluarganya. Layer cakenya menggunakan chocolate sponge cake yang disiram coffee syrup. Dilapisi tiramisu mousse yang lembut manis dan gurih dengan mascarpone cheese.
Selain tiramisu ini Teh Rachma juga memesan cheese klappertaart loyang medium untuk putranya.

Terima kasih pesanannya ya Teh ^__^

Monday, September 19, 2011

IKUT MENGISI ACARA 'ASAL USUL' TRANS 7 :D

Alhamdulillah, setelah beberapa bulan yang lalu sempat diliput oleh acara Jelang Siang di Trans TV, kali ini saya dapat pengalaman baru lagi diajak syuting untuk mengisi acara Asal Usul di Trans 7. Yaaa... 'perannya' gak jauh-jauh dari tukang masak :D
Dikasih tau infonya cukup mendadak. Hari Selasa diberi tau, hari Kamis mulai shooting. Tapi karena hari Kamis siang ternyata turun hujan deras sampai sore, akhirnya shootingnya diundur besoknya, hari Jum'at.

Lokasi shootingnya di Kampung Cinyurup, Kelurahan Juhut, Kabupaten Pandeglang. Daerah kaki Gunung Karang. Ini pertama kalinya saya berkunjung kesana. Waktu hari Kamis, saya ajak Nadhifa ikut. Dia senang sekali karena disana ada kandang ternak domba, hehee... Tapi hari Jum'atnya saya berangkat sendiri dijemput oleh kru Asal Usul. Nadhifa saya tinggal di rumah bersama si Teteh yg suka membantu di rumah karena awalnya jadwalnya cuma sampai siang, ternyata sampai rumah tetep sore juga, hihihiii...

Tema Asal Usul kali ini adalah Talas Beneng, si talas raksasa dari Pandeglang. Saya diminta untuk mengolahnya menjadi klappertaart. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Mba Casey, host Asal Usul selama proses shooting colak colek adonannya terus, enak katanya, qiqiqiiiii... Begitu juga adik-adik yang jadi pendamping host, Aip, Riki dan Sahiri yang makan biskuit dengan dioles adonan klappertaart yang baru setengah matang :D

Ini adalah foto-foto yang sempat diabadikan selama proses saya ikut shooting. Thanks to Pak Yadi (driver crew Asal Usul) yang menyempatkan untuk mendokumentasikannya. Enjoy the picts! :D

(Lokasi shooting di Kampung Cinyurup, Kelurahan Juhut, Kabupaten Pandeglang. Di kaki Gunung Karang)

(3 krucil: Aip, Riki dan Sahiri yang 3 hari gak ganti baju, disuruh pake baju yang sama terus, qiqiqiiiii...)

(Mas Rudi dan Mba Casey setting peralatan)

(The ingredients)

(Mas Rudi, cameraman, sedang menyiapkan kameranya)

(Mulai mencampur bahan-bahan)

(Aduuuukkkk terusssss ya Mba Casey, heheheee....)

(Pelan-pelan masukin bahannya yaaa...)

(Berteduh dulu di bawah pohon cengkeh. Siang hari yang panaassssss....)

(This is it! Klappertaart talas beneng ala Bunda Nadhifa :D)

(Talas beneng. Talas 'raksasa' yang kami olah menjadi klappertaart)

(Base camp dan tempat ngaso)

(The crew)

InsyaAllah jika tidak ada perubahan jadwal tayang, Asal Usul liputan Talas Beneng ini akan ditayangkan Kamis tanggal 22 September 2011, pukul 15.30 WIB ^__^
Untuk acara membuat klappertaart-nya ada di sesi agak terakhir sebelum closing.
Makasih untuk Mba Casey, Mas Rudi dan tim Asal Usul Trans 7 yang sudah memberi saya kesempatan untuk bergabung. Sukses untuk semuanya! :)

Sunday, September 18, 2011

BIRTHDAY CAKE FOR ARIEL CHAND


BDCK ini dipesan oleh nenk Nun dan suaminya untuk ultah Ariel yang ke-6.
Pesannya ukuran 30x30 cm dengan edible foto tema The Cars.

Base cakenya chocolate cake dengan filling chocolate buttercream yang lembut dan diberi potongan dark cherry yang memberi efek segar.
Sengaja tidak memakai ganache atau whipped cream karena cakenya mau dibawa ke Karawang.
Diberi pagar coklat motif stippy merah. Bagian atasnya diberi edible foto tema The Cars dan tulisan nama dari coklat warna merah. Diberi border buttercream gradasi two tone coklat dan putih.
Tadinya mau dikasih coklat serut tapi space-nya tinggal sedikit jadi saya beri chocolate balls saja.



Dan... Inilah cake yang tempo hari saya bilang terjadi insiden rusak setelah baru saja didekor karena tertimpa kotak keju kemasan 500 gram. Bagian atasnya hancur dan 2 pagar coklat bagian depan dan samping kanan patah.
Tapi gak mau berlama-lama panik akhirnya bismillah saya dekor ulang kembali dan beginilah hasilnya. Alhamdulillah :)

Alhamdulillah kata pemesan dia dan keluarganya suka semua dengan cakenya, terutama Ariel yang berulang tahun ^__^

Terima kasih pesanannya ya nenk. Semoga Ariel tumbuh menjadi anak yang sholeh, pintar dan sehat selalu. Aamiin...

DECORATED JAPANESE CHEESE CAKE FOR TEH IKOT


Cake ini dipesan oleh Teh Ikot untuk wedding anniversary-nya yg ke-10 hari Sabtu kemarin. Pesanannya cheese cake berlapis selai orange dan keseluruhan permukaannya dicover keju cheddar parut. Katanya pengen yang 'ngeju' tapi ada sensasi asem-asem segernya.
Tapi karena selai orange marmalade-nya sudah cari kemana-mana lagi pada kosong semua akhirnya dengan persetujuan beliau diganti dengan selai apricot.

2 layer japanese cheese cake, diberi filling olesan selai aprikot, whipped cream dan potongan jeruk mandarin. Seluruh permukaan dicover full keju cheddar parut (samping dan topping). Diberi garnish buah fresh strawberry dan potongan orange sunkist. Papan ucapan dari coklat.


Alhamdulillah yang pesan dan keluarganya suka banget sama kuenya dan sesuai dengan yang beliau minta ^__^
Terima kasih atas pesanannya ya Bu... Doa kami semoga keluarga Ibu selalu dalam lindungan Allah SWT, langgeng dan sukses dunia akhirat, serta anak-anak tumbuh menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin...

Monday, September 12, 2011

MY 5th ANNIVERSARY CAKE: CHOCOLATE TRUFFLE CAKE


Tak terasa, 5 tahun sudah saya dan suami membina rumah tangga (9.9.2006 - 9.9.2011). Usia pernikahan kami memang masih sangat muda, belumlah apa-apa dan masih sangat banyak yang harus diperbaiki dan ditata ke depannya. Semoga selalu dimudahkan, diberikan kebahagiaan dunia akhirat, menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rohmah dan dikaruniai anak-anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin...

Sebenarnya kami gak pernah memperingati ultah pernikahan. Selama ini juga belum pernah klo ultah pernikahan trus bikin kue, hihihiii... Paling saling mengucapkan aja dan berdoa untuk keluarga kami. Tapi kemarin pengen aja sekali-kali bikin kue, untuk dimakan di rumah aja. Tadinya Abi minta dibuatkan tiramisu, tapi setelah ngecek ke supermarket ternyata mascarpone cheese-nya sedang kosong. Akhirnya saya putuskan bikin chocolate truffle cake (CTC) saja, secara saya suka banget sama coklat, hehee...



Ini ketiga kalinya saya makan CTC, yang pertama dulu bikin pakai resep yang lain, komposisinya hampir sama dengan yang sekarang saya buat, tapi menggunakan glucose cair yang dicampur dengan coklat leleh. Lalu yang kedua saya dikasih teman, CTC slice yang dia beli dari hotel (hotel apa saya lupa). Dan yang ketiga ini saya bikin kemarin, menggunakan resep dari kakak saya yang baik hati Kang Yadi Hf. Resepnya simple dan hasil kuenya juga tidak terlalu besar, jadi pas untuk keluarga kecil saya yang cuma bertiga (berukuran diameter 18 cm).

Resep aslinya bisa dilihat di blognya Kang Yadi Hf, disini.
Terimakasih ya Kang, this cake is a hit! Delicious for chocolate lover like me ;)

Yang saya buat ini sudah sedikit saya modifikasi. Karena suami saya suka aroma kopi, jadi cakenya saya basahi dengan coffee syrup (seperti aplikasi simple syrup pada cake). Umumnya CTC hanya menggunakan selembar spongecake coklat yang dijadikan sebagai alasnya, tapi saya kemari menggunakan 2 lembar spongecake coklat jadi total 4 layer (2 layer cake, 2 layer truffle cream).
Anda bisa menggunakan spongecake coklat dengan resep mana saja favorit Anda sesuai selera.


Chocolate Truffle Cake
By Ricke Indriani. Source: Yadi Hf

Chocolate Sponge Cake
Bahan:
4 butir telur
60 gram gula pasir halus
1 sdt cake emulsifier
1/2 sdt vanilla

55 gram terigu all purpose/protein sedang
15 gram coklat bubuk
10 gram maizena
1 sdm susu bubuk full cream

50 gram butter/margarin
35 gram dark cooking chocolate
---> Lelehkan bersama, aduk rata
1 sdt pasta coklat ~ optional

Cara membuat:
1. Panaskan oven 180'C. Siapkan loyang bulat diameter 20 cm, alasi bagian dasarnya dengan kertas roti, oles dengan mentega. Sisihkan
2. Campur dan ayak terigu, coklat bubuk, maizena dan susu bubuk.
3. Campur semua bahan kecuali campuran butter dan dark cooking chocolate. Kocok dengan mixer kecepatan tinggi hingga mengembang dan kental berjejak.
4. Masukkan campuran butter dan dark cooking chocolate, juga pasta coklat bila pakai. Aduk balik hingga benar-benar tercampur rata.
5. Tuang ke loyang. Panggang sampai matang sekitar 25 menit (tergantung oven masing-masing). Dinginkan.
Note: Saya membuatnya dengan metode pengocokan all in one. Cake bisa juga dibuat dengan cara foaming methode bertahap seperti membuat sponge cake biasa, yaitu telur, gula dan emulsifier dikocok terlebih dahulu sampai kental, baru dimasukkan bahan lainnya.

Chocolate Truffle Cream
Bahan:
250 gram dark couverture chocolate, potong-potong (bila tak ada couverture chocolate bisa saja menggunakan dark compound chocolate)
125 ml dairy whip cream suhu ruang (saya pakai Anchor)
250 ml non dairy whip cream dalam keadaan dingin (saya pakai 100 gram non dairy whip cream bubuk dan 200 ml air es)
1 sdt gelatin bubuk
2 sdt air

Coffee syrup untuk membasahi cake ~ Aslinya gak pakai
Coklat bubuk untuk dusting

Cara membuat:
1. Panaskan dairy whip cream dengan api kecil tidak perlu sampai mendidih. Masukkan dark chocolate. Aduk rata hingga menyatu dan lembut. Sisihkan.
2. Kocok non dairy whip cream hingga setengah kaku, masukkan campuran coklat. Aduk rata manual dengan menggunakan hand whisk.
3. Campur gelatin dan air. Panaskan dengan cara ditim sambil diaduk-aduk hingga gelatin larut dan bening. Masukkan ke dalam truffle cream, aduk rata.

Penyelesaian:
Buang kulit bagian atas pada cake (ditrim sedikit permukaannya). Belah 2 cake.
Siapkan loyang ring (loyang tanpa alas) diameter 18 cm, lapisi bagian sisi dalamnya dengan mika.
Taruh selembar cake pada bagian dasar. Beri 1/2 bagian truffle cream, ratakan. Taruh kembali selembar cake di atasnya. Beri 1/2 bagian lagi truffle cream.
Bekukan dalam freezer minimal 1 jam. Lepaskan ringnya. Dusting dengan coklat bubuk. Potong-potong. Sajikan dingin.
Bisa juga hanya menggunakan selembar sponge cake di bagian alasnya saja. Atau dibuat ukuran mini dengan menggunakan ring dari mika yang dibentuk kecil-kecil.

Cake ini saya buat siang setelah dzuhur. Alhamdulillah sorenya pas Abi pulang kantor disambut dengan anniversary cake ini. Senang banget dia begitu melihat cake ini. Karena Abi pulangnya sudah menjelang magrib akhirnya buru-buru deh sesi pemotretan dulu mumpung cahaya mataharinya masih ada walau sudah agak redup, hihihiiii...

(Kue buatan bunda OK banget! Xixixiiiii...)

(Kompak narsisnya :D)

Alhamdulillah... Kebahagiaan kecil tercipta sore itu di rumah kecil kami bersama keluarga kecil kami :). Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, mencapai asa dan cita bersama dengan ridho-Nya. Allahumma aamiin...

Untuk teman-teman dan kerabat yang sudah memberikan ucapan dan doa untuk keluarga kami, kami haturkan terima kasih banyak. Semoga Allah mengijabah semuanya dan kebaikan juga untuk kalian semua. Hugs! ^__^

Anyway, do you a chocolate lover? This cake is die die must try, for sure! :D

KLAPPERTAART AND BRONKETEM FOR IEDUL FITRI

Karena tahun ini saya tidak mudik ke Semarang, hanya mudik ke Bogor saja dan berangkat setelah shalat Ied dan makan ketupat, hehee... Jadinya saya masih sempat menerima pesanan untuk H-1 Lebaran kemarin.




Ini adalah beberapa pesanan yang sempat saya foto, karena mengerjakannya mengejar waktu dan juga kuenya banyak yang diambil selagi saya masih sibuk mengerjakan pesanan yang lain, jadi tidak terfoto.
Klappertaart ini diantaranya pesanan Teh Lia, Bu Agus, dan Teh Sari (Teh Aliet). Bronketemnya pesanan Teh Lia.

LAPIS SURABAYA FOR YUNNI


Pesanan ini datang dari London, UK. Dipesan oleh Mba Yunni untuk buah tangan ke keluarga di Indonesia saat mudik. Pesannya 6 loyang lapis surabaya, 1 loyang bronketem, 1 lotang tiramisu kukus, dan 1 loyang brownies kukus. Lapis surabayanya 3 loyang coklat (original) dan 3 loyang green tea. Selain itu Mba Yunni juga pesan 10 kg gula aren bubuk.

Saat mengerjakan pesanan Mba Yunni ini, saya juga mengerjakan 3 loyang lapis surabaya original pesanan Bu Ida, tapi gak sempat terfoto. Maaf ya Bu... :)
Jadi semuanya 9 loyang lapis surabaya. Hmmm... Untuk membuat pesanan lapis surabaya yg 1 loyangnya saja menggunakan 30 kuning telur, saya menghabiskan satu peti telur dalam sehari semalam, hehehee... Dan si mixer pun dipaksa kerja rodi deh sampe panas, untung gak sampe ngadat :Dp


Alhamdulillah semuanya bisa diselesaikan tepat waktu dan kuenya sampai dengan selamat. Dapat kabar klo Mba Yunni dan keluarganya suka sekali dengan kuenya, alhamdulillah.
Terima kasih atas pesanannya ya Mba Yunni dan Bu Ida... Semoga berkenan dengan kue buatan Ordinary Kitchen.
Oya, Mba Yunni sudah kembali lagi ke London. Semoga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT buat Mba dan keluarga. Aamiin... :)

Friday, September 9, 2011

TIRAMISU FOR TEH AAN


Tiramisu ini pesanan Teh Aan waktu Ramadhan kemarin. Hampir aja saya lupa upload dan posting fotonya. Teh Aan ini sedang mudik ke Serang, beliau tinggal di Abu Dhabi ikut merantau bersama suami tercintanya :)
Alhamdulillah jadi bisa silaturahim dan kopdar juga, selama ini hanya kenal di Facebook saja, padahal ternyata rumahnya di Serang gak begitu jauh dari komplek rumahku :)

Sebenarnya waktu anaknya Teh Aan, Chila, ultah Teh Aan mau pesan juga, tapi berhubung saya sedang overload pesanan dengan sangat terpaksa tidak bisa menerima pesanan beliau. Maaf ya Mba... Akhirnya beliau minta dibuatkan tiramisu di lain waktu.
Tiramisunya didekor dengan coklat. Pagar coklatnya menggunakan motif dari chocolate transfer sheet motif biji kopi. Atasnya diberi beberapa ornamen coklat berbagai bentuk, dekornya minimalis saja.


Alhamdulillah yang pesan berkenan, katanya tiramisunya enak dan anak-anaknya suka, dingin kayak es krim katanya. Chila jadi panen coklat deh, sampe-sampe yang lain gak boleh minta katanya punya Chila semua, heheheee....

Hatur nuhun pesanannya ya Teh... Mohon maaf kemarin klappertaart-nya blum sempat dibuatin. InsyaAllah next time ya... ^__^

LBT RAMADHAN CHARITY 2011

Alhamdulillah, dalam rangka bulan suci Ramadhan kemarin walaupun PR bulanan ditiadakan, tapi diganti dengan event yang selain bermanfaat, menambah pengalaman baru juga bisa bisa membawa manfaat berbagi kepada saudara-saudara qta yang membutuhkan.

LBT Ramadhan Charity kemarin saya niatkan berpartisipasi dari sebagian hasil keuntungan penjualan pesanan klappertaart yang dipesan di bulan Ramadhan ini. Walaupun tidak seberapa dan juga belum bisa maksimal saya kerjakan karena musibah yang menimpa Bapak saya kemarin akhirnya bakingnya jadi sempat terhenti.
Foto-foto klappertaart ini sebagian orderan yang sempat saya potret kemarin-kemarin.

(Klappy pesanan Andi dan Nun)

(Klappy pesanan Lia dan Ridwan)

(Klappy pesanan Ridwan)

(Klappy pesanan Silvana dan Nenk Sri)

Senang sekali melihat hasil karya teman-teman LBT-ers yang bukan saja kreatif dan cantik-cantik tapi juga dibuat dengan rasa cinta dan keikhlasan. InsyaAllah...
Hanya Allah yang pantas memberikan balasan bagi teman-teman semua. Semoga barokah. Aamiin...

Terima kasih untuk para customerku yang sudah memesan klappertaart di Ordinary Kitchen. Untuk nenk Lia, mas Ridwan, Andi, Sri, Nun, Silvana, Nana, Fenty, dan yang lainnya. Jazakumullah khoiron katsiro.

Oya, hasil dana yang dikumpulkan subhanallah melebihi dari yang saya dan team LBT lainnya bayangkan sebelumnya. Nominal yang cukup besar untuk sebuah event amal yang baru diadakan pertama kali di LBT. Dana yang terkumpul sudah kami sumbangkan ke 2 yayasan panti asuhan dan juga ke Dompet Dhuafa.
Terimakasih, semoga Allah meridhoi dan LBT terus maju lebih baik lagi ke depannya. Proud to be one of founder of this group ^__^

Salam LBT!

KUE SAGU KEJU


Kue sagu keju ini saya buat dengan resep yang sama dengan resep sagu keju pandan yang saya posting sebelumnya disini. Tapi yang ini versi originalnya, jadi pasta pandannya diskip. Klo makan kue sagu keju ini susah berhenti, karena kuenya teksturnya ringan jadi gak gampang bosan makannya. Klo yang versi pandan saya pakai keju edam, yang ini saya pakai keju parmesan. Sama enaknya. Tapi jujur saya sangat suka dengan aroma keju parmesan setelah dipaggang, haruuuummmmm.... ^__^

Waktu bikin kue ini, saya sebenarnya sedang lemes tidak enak badan. Tapi karena sudah dekat lebaran dan masih punya stok sagu tani juga, akhirnya bikin juga. Biar cepat saya pakai spuit dengan ukuran agak besar, setelah dispuit baru nyadar ternyata ukuran kuenya lumayan besar-besar, hihihiiiii... Saya buat bentuk ring. Tapi sumpah deh, mantaaaappp banget makannya! :D
Bapak saya ketagihan, ibu saya bilang bapak gak bisa berhenti makan sagu kejunya, sampe-sampe setoples hampir habis sama beliau semua. Alhamdulillah. Cepat sembuh ya Pak... (Bapak saya mengalami kecelakaan lalu lintas saat Ramadhan kemarin dan mengalami patah tulang).

PLEASURE IN THE JARS ^__^


Alhamdulillah... Ini adalah beberapa kuker lebaran yang kemarin aku buat. Walaupun bikinnya hanya sedikit, masing-masing hanya satu resep dan itupun dibagi dua untuk ibunda tercinta :)
Tapi setidaknya toples-toplesku gak kosong melompong lagi kemarin. Karena ini limited edition, jadi jangan salahkan saya jika datang ke rumah sekarang tapi kukernya sudah pada ludes, soalnya di rumah aja ada 2 'cookie monster' yang tangannya gatel pengen bukain toples mulu, qiqiqiqiiiiii.... So, this is what I call 'pleasure in the jars' ^__*

Kuker yang aku buat nastar, sagu keju pandan, sagu keju original, kaastengels, dan choconuts cookies. Enjoy the pict! :D

SAGU KEJU PANDAN


Menjelang Lebaran kemarin akhirnya saya bisa mengalahkan rasa malas membuat kuker. Kayaknya kok gak afdhol ya Lebaran tanpa kuker, terutama buat orang Indonesia, hehehee...
Karena Tahun ini saya memutuskan untuk tidak menerima pesanan kuker seperti tahun sebelumnya, jadi punya waktu di sela-sela membuat pesanan cake dan klappertaart untuk membuat kuker untuk di rumah sendiri.Tahun kemarin saya sibuk membuat sekitar 200 toples pesanan kuker sampai-sampai untuk di rumah sendiri toplesnya kosong melompong. Tapi memang gak ada tamu juga sih, hihihiiii...

Kue sagu keju pandan ini salah satu kuker yang saya buat. Suka deh makan kuker sagu keju, kuenya ringan, makannya gak berasa, rasanya manis asin gurih. Selain tepungnya disangrai dengan daun pandan, adonannya dikasih pasta pandan juga. Jadi harum pandan dan ijo royo-royo, heheheee... *pandan lover mode ON
Klo mau yg original tinggal diskip aja pasta pandannya :)

Klo tahun kemarin saya membuatnya memakai resep NCC, sekarang saya membuatnya pake resep hasil utak atik sendiri, terinspirasi dari resep detikfood tapi saya modifikasi sesuai selera. Kejunya juga saya tambah biar lebih terasa :)

SAGU KEJU PANDAN
by Ricke Indriani

Bahan:
225 gram butter+margarin
150 gram gula halus
3 kuning telur
1,5 sdt pasta pandan
100 gram keju tua (edam/parmesan/gouda), haluskan
75 gram keju cheddar, parut dan angin-anginkan hingga agak kering
300 gram tepung sagu tani
2 lembar daun pandan
50 gram maizena
50 gram terigu protein sedang
2 sdm susu bubuk full cream
Cherry merah untuk hiasan, potong-potong kecil (optional)

Cara membuat:
1. Sangrai tepung sagu bersama daun pandan sambil diaduk-aduk hingga daun pandan layu dan agak mengering, tepung terasa lebih ringan. Dinginkan.
2. Campur dan ayak tepung sagu yang telah disangrai, maizena, terigu dan susu bubuk. Sisihkan.
3. Kocok butter+margarin dan gula halus hingga lembut. Masukkan kuning telur satu persatu sambil dikocok rata. Masukkan pasta pandan. Kocok rata.
4. Masukkan keju, aduk rata dengan spatula.
5. Masukkan campuran tepung. Aduk rata dengan spatula.
6. Masukan adonan ke dalam piping bag yang telah diberi spuit. Semprotkan ke loyang yang telah disemir margarin tipis. Bentuk sesuai selera. Beri jarak satu sama lain. Beri potongan cherry merah.
7. Panggang di oven suhu 130-140'C hingga matang dan kering (kurang lebih 30 menit tergantung besar kecil/tebal tipis adonannya). Sesuaikan waktu pemanggangan dengan oven masing-masing.
8. Angkat dan dinginkan di wire rack. Simpan dalam toples kedap udara.

Selamat mencoba :)

Tips:
1. Tepung sagu disangrai terlebih dahulu bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam tepung agar hasil kuenya lebih ringan dan renyah.
2. Kocok mentega hingga lembutnya pas. Jangan terlalu sebentar karena hasil kuenya nanti kurang ngeprul, jangan juga terlalu lama hingga mengembang pucat karena hasil kuenya akan meleber saat dipanggang.
3. Agar kejunya tidak berbongkah-bongkah terlalu kasar dan saat dispuit menyangkut di ujung spuit, saya lebih suka menghaluskan keju tuanya memakai blender dry mill. Diblender hingga cukup halus. Klo keju cheddarnya cukup diparut halus saja.
4. Panggang dengan suhu rendah/api kecil agar kuker matang sempurna, tidak cepat gosong dan renyah.

HAPPY IED MUBARAK FOR ALL ^__^


Walaupun telat banget (tai kan masih bulan Syawal ya, hehee...), tapi izinkan saya atas nama pribadi dan Ordinary Kitchen mengucapkan:

"Taqobalalallahu minna waminkum, shiyamana wa shiyamakum. Taqobbal yaa Kariim..."

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1432 H

Mohon maaf lahir dan bathin atas segala kekhilafan baik disengaja maupun tidak. Semoga Allah menerima segala amal ibadah kita dan kita termasuk golongan orang-orang yang menang. Aamiin....

Selamat melanjutkan perjuangan di bulan-bulan berikutnya ^__^