Tuesday, July 8, 2014

HOMEMADE CHOCOLATE POPSICLES (CHOCOLATE ICE CREAM POPS)




Posting yang segar-segar lagi aahhh... Di Korea sedang summer, tentunya ice cream, bingsu (es serut khas Korea), ice coffee, ice soda dan berbagai yang segar-segar lainnya seliweran dimana-mana. Godaan mata untuk Muslim yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan yang bertepatan dengan summer ini, hehehee... Tapi tetap semangat donk puasanya ^_^

Sebenarnya sudah sering membuat ice cream pops atau popsicle ini, mulai dari hanya cuma membekukan juice buah saja, atau membekukan yogurt dan susu coklat saja, yang penting dicetaknya di cetakan popsicles, jadi deh ^^ . Tapi paling suka membuat chocolate ice cream pops ini, karena ketika digigit lembut dan lumer di mulut. Seperti layaknya ice cream pops yang dibeli di toko.

Ide awal resep yang saya buat untuk ice cream pops ini teringat seorang teman ibu saya yang dulu berjualan es mambo berbagai varian, beliau jika membuat adonan ice mambonya selalu adonannya dimasak dan kemudian sedikit dikentalkan dengan maizena. Kata beliau tujuannya agar hasil ice mambonya empuk saat digigit dan es mambonya tidak keras seperti es batu. Kalau tidak salah, beliau hanya membuat pengecualian untuk es mambo yang jenis es teh. Saya sendiri tentunya tidak pernah tau resep beliau seperti apa persisnya dulu.

Ini resep yang saya buat, cukup sederhana caranya dan bahan-bahannya pun mudah didapat. Ice cream yang dihasilkan kokoh untuk dijadikan ice cream pops menggunakan stick, tetapi tetap lembut dan empuk saat digigit dan lumer di mulut. Stick ice cream-nya juga bisa diganti menggunakan ice cream stick yang dari kayu, bisa dibeli di toko bahan kue atau perkakas rumah tangga. Bila menggunakan ice cream stick dari kayu, biarkan adonan ice cream sedikit membeku dahulu (setelah disimpan di freezer sekitar 1 jam) baru ditusukkan stick kayunya dan lanjutkan proses pembekuan.




CHOCOLATE POPSICLES (CHOCOLATE ICE CREAM POPS)
Oleh: Ricke Indriani

Bahan:
750 ml susu cair
150 gram gula pasir
25 gram coklat bubuk (cocoa powder)
75 gram dark chocolate, cincang kecil-kecil
20 gram maizena
1 sdt vanilla

Cara membuat:
1. Lelehkan dark chocolate yang telah dicincang dengan cara di-tim di atas air panas. Aduk hingga licin. Sisihkan.
2. Larutkan maizena dengan 50 ml susu cair (diambil dari 750 ml susu cair dalam resep). Aduk rata. Sisihkan.
3. Campur susu cair, gula pasir dan coklat bubuk. Aduk rata. Panaskan di atas api kecil sambil diaduk-aduk sampai gula dan coklat bubuk larut. Angkat dan saring.
4. Masukkan dark chocolate leleh ke dalam larutan susu coklat tadi. Aduk rata. Panaskan kembali di atas api kecil, masukkan larutan maizena. Masak sambil diaduk-aduk hingga mengental dan mendidih. Masukkan vanilla, aduk rata. Angkat dan biarkan sejenak.
5. Siapkan cetakan popsicles, isi dengan adonan ice cream dan pasang bagian stick-nya (bawaan dari cetakan). Bila menggunakan ice cream stick kayu, masukkan dahulu ke dalam freezer sampai sedikit membeku (sekitar 1 jam) baru tusukkan stick kayu dan lanjutkan proses pembekuan.
6. Bekukan ice cream selama minimal 5-6 jam (tergantung kondisi suhu freezer kulkas masing-masing). Ice cream pops siap dinikmati.
7. Untuk mengeluarkan ice cream dari cetakan, rendam cetakan dalam wadah/baskom berisi air hangat. Biarkan beberapa saat saja, kemudian cabut ice cream dengan menarik stick-nya. Ice cream yang telah dicabut semua dari cetakan bisa diletakkan dalam wadah tertutup (atau di zipper bag) dan kembali disimpan di freezer. Jadi saat akan menyantapnya tidak perlu repot mencabutnya dari cetakan.




Untuk lapisan chocolate shell-nya, saya menggunakan white chocolate (biar kontras saja gitu). Coklatnya saya lelehkan dengan cara di-tim dengan ditambah sedikit minyak sayur (vegetable oil). Setelah leleh masukkan ke dalam gelas dan biarkan sampai agak hangat (jangan celupkan ice cream dalam keadaan coklat masih panas). Setelah ice cream beku kemudian dicelupkan ke coklat leleh, bisa diberi tambahan topping sesuai selera (kacang tanah cincang, almond, sprinkle sugar, dll). Bisa juga ice cream popsnya dibiarkan polos saja tanpa balutan apa-apa lagi, sudah enak kok ^^





Note:
- Untuk mengeluarkan ice cream dari cetakan, rendam cetakan dalam wadah/baskom berisi air hangat. Biarkan beberapa saat saja, kemudian cabut ice cream dengan menarik stick-nya. Ice cream yang telah dicabut semua dari cetakan bisa diletakkan dalam wadah tertutup (atau di zipper bag) dan kembali disimpan di freezer. Jadi saat akan menyantapnya tidak perlu repot mencabutnya dari cetakan.
- Untuk membuat chocolate popsicles dengan sensasi mint, saya biasanya menambahkan daun mint segar yang saya blender halus dengan sedikit susu cair. Kemudian ditambahkan ketika adonan sudah dimasak hingga mengetal dan akan diangkat. Aduk rata.

Selamat mencoba ^_^

6 comments:

Maydina Safitri said...

ngileeeeerrrr*upppsss puasa ahhahaa :D

TRI NINGTYAS .A. said...

Wah ini patut dicoba nih. Karena saya dulu suka makan es krim pops ini dan kebetulan sudah beli cetakannya, tapi belum dapat resep es krim yang pas. Besok pas libur insyaAlloh mau dicoba.. Makasih share resepnya mbak, nanti kalau aku sudah recook minta ijin untuk backlink ke blog ku yaa ^__^

mionawati said...

bunda... apa kabar... kemana aja ga pernah update lagi... hayoo ditunggu apdetannya.... ngomong2.. pengen tau bunda pake kamera apa... bagusbagus gambarnya.... ^^

RatnaTiningrum Damayanti said...

bunda ricke...blh catet resepnya ya....gambarnya bikin ngilerrrrr....terimakasih..

Merry Sukmara Prihatin said...

salam kenal mba,

akhirnya bisa memberi komen diblog mba. dan tak disangka ada update-an resep terbaru. resepnya pun surprise banget...ice cream...emmm...yummy bangetss.

Pengen langsung dicoba deh. Oia,...saya ingin ngobrol2 banyak mba tentang dunia perbakingan yang notabene mba dah lebih awal terjun dan terlihat semakin sukses saja.

saya ingin memberanikan diri tuk bertanya2 jatuh bangunnya di dunia perbakingan ini. karena ingin sekali terjun tak setengah-setengah.

tuk selanjutnya saya minta email mba, tuk bertanya2 lebih detailnya. mudah2an mba tak keberatan. makasih sebelumnya.

Salam hangat dari Indonesia,
Merry

Reny Restikasari said...

Baru tau cara copot cetakan nya. Dari kemarin-kemarin gagal maning gagal maning wkwkwk

Post a Comment