Friday, October 17, 2014

DADAR GULUNG




Bismillah... setelah beberapa bulan tidak update blog, disempatkan lagi untuk menengok blog yang sudah berdebu ini (*sambil nyapuin debu). Kali ini mau sharing resep dadar gulung yang biasa saya pakai. Disingkat darlung alias dadar gulung, kalau disingkat darling nanti jadinya dadar guling (halah!). Dadar gulung ini biasanya saya gunakan untuk salah satu isian snack box atau pesanan kue nampan/tampah. Buat teman ngeteh sore hari, why not?

Kali ini saya share dadar gulung original ya, yaitu dadar gulung dengan kulit yang hijau, isi unti kelapa dan gula merah (atau kalau mau putih pakai gula pasir saja). Kulit dadar gulungnya bisa dimodifikasi misalnya menjadi coklat, pink, bermotif, dan lain-lain. Isinya juga bisa diganti, misalnya pisang keju/coklat, vla keju, vla buah, cream cheese, atau yang lainnya. Tapi kali ini khusus share yang original dulu yaaa.. ini juga fotonya sudah lama (6 bulan yang lalu saya motretnya, lebihan pesanan).

Trik khusus untuk membuat kulit dadar gulung yang berpori dan bopeng-bopeng khas dadar gulung adalah pada panas wajan/pan yang dipakai untuk membuat dadar kulitnya. Wajan/pan harus sudah dalam keadaan panas, jadi begitu adonan dituang langsung 'cessssss' adonan bagian bawahnya akan bergejolak dan membentuk gelembung-gelembung pori yang akhirnya membuat kulit jadi bopeng-bopeng. Kalau wajan/pan yang digunakan kurang panas, maka kulit dadar gulung akan mulus saja tanpa bopeng (kalau wajah sih pasti pada pengennya mulus ya, hehee..). Hmmmm... jajanan pasar Indonesia itu kayaknya sebagian besar kalau dilihat dari bahan-bahannya memang mudah, tapi proses membuatnya itu yang agak tricky ya.

By the way, dadar gulung ini kalau membuatnya di Korea sini (dan juga di negara lain yang tidak familiar dengan bahan-bahannya) jadinya mahal modalnya bow! Ya iya, santannya mahal, kelapa parutnya mahal, gula merahnya mahal, pandannya mahal, yuhuuuu... So precious deh pokoknya itu bahan-bahannya, hehee... Bersyukur masih bisa makan si darlung ini ^^




DADAR GULUNG
(Indonesian Green Pancake Roll Stuffed with Grated Coconut and Palm Sugar)
by Ricke Indriani

Bahan kulit dadar:
250 gram terigu protein sedang
1/2 sdt garam
2 butir telur, kocok lepas
700 ml santan encer matang
1-2 sdt pasta pandan (sesuaikan dengan keinginan warna hijaunya)
Margarin secukupnya untuk olesan wajan dadar

Bahan unti kelapa:
200 gram kelapa parut kasar (jika menggunakan kelapa parut segar, pilih yang setengah tua)
100 gram gula merah
50 gram gula pasir (jika ingin unti berwarna putih, skip gula merah dan pakai 100 gram gula pasir semua)
1/2 sdt garam
100 ml air
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt vanili bubuk

Cara membuat:
Kulit Dadar:
1. Campur terigu dan garam, buat lubang di tengahnya lalu tuang telur dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan hand whisker hingga adonan licin. Saring. Tambahkan pasta pandan. Aduk rata.
2. Panaskan wajan/pan datar diameter 18-20 cm (saya menggunakan wajan teflon). Setelah benar-benar panas, olesi wajan/pan dengan margarin tipis (gunakan kuas silikon ya). Tuang 1 sendok sayur ukuran sedang (sesuaikan dengan ukuran wajan/pan agar hasilnya tidak terlalu tebal). Masak hingga matang dan permukaannya tidak lengket bila disentuh. Angkat. Lakukan hingga adonan habis. Dinginkan.

Unti Kelapa:
1. Panaskan air, gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan. Masak dan aduk-aduk hingga gula larut. Masukkan kelapa parut. Aduk-aduk hingga airnya menyerap semua (kelapa jangan terlalu kering dan jangan terlalu basah). Tambahkan vanili bubuk. Aduk rata. Angkat dan dinginkan.

Penyelesaian:
Ambil selembar kulit dadar, beri isi unti kelapa. Lipat dan gulung. Lakukan hingga habis.


Tips:
- Jika ingin menggunakan pewarna hijau alami, bisa membuat dari juice daun suji dan daun pandan yang diblender bersama air dan disaring. Ambil 50-100 ml juice-nya dan kurangi jumlah santan yang dipakai sesuai dengan jumlah juice yang ditambahkan.
- Pastikan adonan yang dibuat licin tanpa bergerindil (disarankan disaring)
- Pastikan wajan/pan sudah benar-benar panas saat adonan dituang agar kulit dadar yang dihasilkan berpori/bopeng-bopeng khas dadar gulung.
- Sesuaikan takaran adonan saat dituang dengan ukuran wajan/pan yang digunakan agar kulit tidak terlalu tebal (susah digulung).
- Jangan memasak kulit dadar terlalu lama agar kulit tidak kering dan warnanya tetap hijau cantik.
- Setelah jadi, sebaiknya simpan dadar gulung dalam wadah tertutup atau bungkus satu persatu dengan plastik bening agar kulitnya tidak cepat kering terkena udara terbuka

Selamat mencoba ^_^

2 comments:

putri sri rahayu said...

Bunda ricke.... kangen bgt sm bunda walaupun gk pernah ketemu tp sering baca blog nya bunda.... salam kenal ya bunda.... sy sering praktek kue2 dlm blog bunda n begitu dijadikan orderan byk bgt yg pesan... makasi bunda... rajin2 isi blog lg ya bunda... rindu sm postingannya..... :)

Ricke Indriani 'Bunda Nadhifa' said...

Mba Putri Sri Rahayu, salam kenal kembali Mba. Iya mohon maaf sekarang sedang jarang update blog. Terima kasih juga sudah mampir kesini ya. Semoga bermanfaat.
Sukses selalu ya ^_^

Post a Comment