Thursday, March 31, 2016

MINI PARIS BREST





Assalamu'alaikum ^_^

Alhamdulillah ada kesempatan buat ngisi blog lagi hari ini. Fotonya stok foto-foto lama, jadi fotonya ngendon lama di laptop tapi belum di-edit maupun diposting ke blog, heuheuu... Banyak sekali foto makanan yang belum terjamah, hanya sesekali sempat diupload ke akun facebook saya saja itupun nggak semua. Nah, foto mini paris brest ini saya ambil 2 tahun yang lalu, tahun 2014 :D . Yah, seperti kata pepatah lah ya, it's better too late than never, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Halah, ngeles ajaaa, hihihiii...

Paris Brest ini salah satu dessert dari Perancis yang merupakan varian dari choux pastry/pate a choux atau saudaraan gitu deh dengan kue soes. Bentuknya bulat dengan lubang di tengah seperti donat atau roda. Ada yang ukurannya besar (diameter 20 cm ke atas), ketika akan disantap dipotong-potong dulu ke ukuran personal. Ada juga yang berukuran mini atau ukuran personal, seperti yang saya buat kali ini. Paris brest ini adonannya sama dengan kue soes, hanya beda bentuk. setelah dibentuk seperti bentuk roda, kemudian bagian atasnya diberi taburan aneka kacang seperti almond, pistachio, walnut, hazelnut atau peanut/kacang tanah juga bisa. Bisa menggunakan satu jenis kacang atau kombinasi. Setelah matang dibelah 2, lalu diberi filling yang bisa berupa butter cream, whipped cream, chantilly cream, pastry cream atau ganache aneka rasa. Bisa juga fillingnya dipadukan dengan buah seperti strawberry, orange, peach, raspberry, dll. Kemudian permukaannya diberi dusting gula halus.

Paris Brest sendiri konon katanya punya sejarah sendiri. Jadi kue ini dulunya dibuat untuk memperingati perlombaan balap sepeda fenomenal dengan rute kota Paris ke kota Brest lalu kembali lagi ke kota Paris. Bentuk kue yang menyerupai roda melambangkan roda sepeda. Kue ini akhirnya menjadi terkenal sampai sekarang. Dalam postingan ini saya memakai filling peanut butter whipped cream (whipped cream rasa selai kacang), kebetulan saat membuat kue ini saya sedang punya selai kacang di rumah. Tapi di lain waktu saya juga pernah memakai filling ganache yang tersisa dari pembuatan cake dan juga pernah menggunakan diplomat cream (campuran pastry cream dan whipped cream). Yummy!

Saya sertakan juga step by step cara membentuk adonannya menjadi lingkaran ya, saya memakai cara adonan ditumpuk 2 lapis. Ada juga yang hanya membuat lingkaran 1 kali putaran (1 lapis) saja. Tapi kalau adonannya ditumpuk begini, hasilnya lebih montok dan cakep deh kalo menurut saya, hihihiii. Untuk filling-nya silahkan dipilih sesuai selera dan bisa menggunakan resep filling andalan masing-masing. Yang saya gunakan dalam foto Paris Brest ini adalah whipped cream yang dicampur selai kacang halus (smooth peanut butter). Saya akan sertakan resep filling diplomat cream yang bisa juga digunakan untuk fillingnya.







MINI PARIS BREST
by Ricke Indriani

Bahan Choux:
200 ml air
100 gram butter/margarin
1/4 sdt garam
1 sdm gula pasir
125 gram terigu protein sedang (pakai protein tinggi juga bisa)
3 butir telur ukuran besar (jika telurnya kecil bisa siapkan 4 butir), kocok lepas

Topping:
Almond slice (atau aneka kacang lainnya)

Dusting:
Gula halus

Filling (pilih salah satu sesuai selera):
Buttercream
Whipped cream
Chantilly cream
Pastry cream (vla)
Diplomat cream (campuran pastry cream dan whipped cream)
Mousse cream
Ganache
Bisa juga dipadukan dengan potongan buah (strawberry, raspberry, peach, orange, dll)

Cara membuat:
1. Campur air, margarin/butter, garam dan gula pasir. Masak di atas api hingga mendidih dan seluruh margarin/butter meleleh (harus mendidih).
2. Matikan api, masukkan terigu yang sudah diayak. Aduk rata dengan cepat menggunakan sendok kayu/spatula hingga tercampur rata. Nyalakan kembali api kecil saja, masak adonan sambil diaduk-aduk hingga kalis (adonan sudah tidak menempel lagi di panci). Angkat dan dinginkan (hingga agak hangat).
3. Masukkan telur yang sudah dikocok lepas sedikit demi sedikit secara bertahap sambil adonan dimixer dengan kecepatan rendah. Jika dirasa adonan sudah cukup lembut untuk dispuit dan telur masih bersisa, hentikan penambahan telur. Adonan jangan terlalu cair.
4. Masukkan adonan ke dalam kantong segitiga dan gunting ujungnya. Spuitkan membentuk lingkaran (cara menyepuit lihat foto) ke loyang yang telah dioles margarin tipis (atau alasi dengan kertas roti). Beri jarak satu sama lain karena adonan akan mengembang.
5. Beri taburan kacang almond (atau kacang yang lain) slice/cincang.
5. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200'C selama kurang lebih 20 menit hingga adonan naik mengembang, turunkan suhu ke 180'C dan teruskan memanggang selama 15 menit lagi atau hingga matang dan permukaan kuning kecoklatan. Sesuaikan dengan oven masing-masing. Jika terlihat adonan sudah mengembang kokoh, kuning kecoklatan dan busa yang terdapat pada adonan sudah hilang berarti kue sudah matang dan siap dikeluarkan.
6. Keluarkan dari oven. Diamkan 10 menit. Belah choux di tengah-tengah. Dinginkan di rak kawat.

Penyelesaian:
Ambil bagian bawah choux, beri filling. Tutup/tumpuk dengan bagian atas choux. Beri dusting gula halus.



(Adonan choux pastry)


(Cara membentuk lingkaran adonan)


(Adonan siap dipanggang)


(Choux pastry siap diberi filling)


(Belah menjadi 2 bagian, terlihat tekstur bagian dalam khas choux pastry)



Ohya, jika ada yang ingin membuat filling diplomat cream, ini saya sertakan resepnya ya. Diplomat cream ini campuran antara pastry cream (vla) dengan whipped cream. Enak dan lebih ringan rasanya dibanding pastry cream saja, jadi tidak eneg. Bisa dibuat dengan perbandingan pastry cream dan whipped cream 2:1 atau komposisi whipped cream bisa ditambah sesuai keinginan semisal 1:1.


DIPLOMAT CREAM
by Ricke Indriani

250 ml susu cair
75 gram gula pasir
1/4 sdt garam
30 gram maizena, larutkan dengan sedikit air
1 kuning telur, kocok lepas
1 sdm margarin/butter
1/2 sdt vanilla

150 ml whipping cream sangat dingin

Cara membuat:
1. Panaskan susu cair, gula pasir, garam di atas api kecil sampai mulai mendidih halus (jangan sampai mendidih lama karena susu rawan pecah). Masukkan larutan tepung maizena. Aduk-aduk hingga mengental dan meletup-letup. Aduk terus beberapa saat. Matikan api.
2. Masukkan kuning telur yang sudah dikocok lepas. Aduk sampai benar-benar rata. Nyalakan kembali api kecil. Masak sambil diaduk-aduk hingga meletup-letup kembali. Angkat dan matikan api. Panas-panas masukkan margarin/butter dan vanilla. Aduk-aduk hingga licin. Selagi didinginkan, vla/pastry cream harus sering diaduk-aduk agar tidak berkulit.
3. Setelah dingin, tutup dengan plastic wrap (plastik menyentuh permukaan vla/pastry cream). Simpan dan dinginkan dalam kulkas. Vla/pastry cream harus dalam keadaan dingin ketika akan dicampur dengan whipped cream agar tidak merusak whipped cream.
4. Kocok whipped cream dalam kondisi sangat dingin hingga mengembang dan kaku. Sisihkan.
5. Keluarkan vla/pastry cream dari kulkas. Aduk-aduk dengan spatula atau hand whisk hingga halus dan licin kembali. Masukkan setengah bagian whipped cream ke dalam vla/pastry cream, aduk rata. Masukkan kembali sisa whipped cream, aduk rata kembali. Simpan dalam kulkas hingga akan digunakan.

Selamat mencoba ^_^

1 comment:

kanis said...

Welkambek teteh

Duhh bahagianya pas buka blog ini ternyata ada postingan baru, aku kehilanganmu (lebay).

Seneng deh liat postingan ini, aku baru tau ada kue kayak ini, mau coba ah...

Setelah berhasil dengan churros, aku nyoba hampir semua resep di sini, alhamdulillah cocok di lidah, apalagi churrosnya, ternyata ampuh buat sogokan calon kakak ipar,xixixi

Semangat terus buat posting resep2 lainnya ya teteh, aku siap menunggu. :-)

Post a Comment