Thursday, December 22, 2016

FIRST BAKE IN THE NEW PLACE: MINI APPLE PIES





Bismillah.

Assalamu'alaikum semuanya. Here I am, back in routine activities as a wife, a mother, and mmmm... a blogger? Walaupun sudah lamaaa sekali rasanya nggak update blog, hiks! Banyak teman-teman yang bolak-balik tanya kapan ngeblog lagi, kapan blognya di-update, dll. Sekarang dicoba untuk mulai ngeblog lagi, semoga bisa rajin posting seperti dulu (ffiiuuhhh).

Ohya, setelah satu tahunan back for good ke Indonesia dari negeri ginseng, sekarang saya dan keluarga ditakdirkan Allah untuk merantau kembali. Kali ini kami merantau ke negeri Ratu Elizabeth. Mohon doanya ya, semoga segala urusan kami disini diberi kemudahan. Aamiin. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit sudah mulai settle di tempat yang baru, walau masih dengan perkakas yang terbatas.

Setelah menempati rumah yang baru, selanjutnya urusan di dapur adalah mengenali oven yang ada di rumah. Di UK, hampir setiap rumah memiliki oven di dapurnya. Oven sudah seperti rice cooker lah kalau di Indonesia, karena kuliner orang sini banyak yang diolah dengan menggunakan oven. Nah, oven yang ada di rumah yang saya tempati ini kalau kata saya agak 'ajaib', hihihii... Kenapa ajaib, karena pintu ovennya nggak ada kacanya, jadi nggak bisa ngintip progress kue yang sedang dipanggang di dalam oven (iya, bikin kepo). Selain itu, ovennya juga nggak ada settingan api bawah saja atau api atas saja, jadi jika oven dinyalakan otomatis api atas dan bawah menyala bersamaan. Harus bisa mengatur suhu oven, mengatur letak loyang dan posisi rak oven, juga harus bisa mengira-ngira kapan bisa membuka pintu oven untuk mengecek kue. Oh, oven semoga bisa berdamai denganku ya :D






Saat membuat apple pies ini, disini masih late autumn atau akhir musim gugur. Daun-daun sudah full berubah warna menjadi merah, kuning, oranye atau coklat sesuai jenis pohonnya dan daunnya sudah berguguran. Ohya, saat membuat mini apple pies ini, saya belum mempunyai mixer. Saya memang bisa dibilang saat pindahan ke UK nggak bawa perkakas baking, jadi berasa semua mulai dari nol lagi disini. Nah, membuat pie kan bisa dikerjakan manual tanpa mixer. So, jadilah baking pertama saya kencan dengan si oven membuat mini apple pies ini. Lalu karena isian pienya berlebih, esok harinya saya bikin adonan shortcrust lagi lalu dibikin pie versi rustic alias galette yang isiannya dicampur dengan blueberries dan raspberries. Fruits galette akan saya posting di postingan selanjutnya ya.

Resep apple pies yang saya gunakan masih sama dengan yang dulu pernah saya posting disini. Hanya saja cetakan mini pies-nya menggunakan ukuran yang lebih kecil. Resepnya saya copykan lagi disini ya. Silahkan yang mau mencoba.







APPLE PIE
by Ricke Indriani

Bahan Pie Crust:
500 gram terigu protein sedang
300 gram butter/margarin, dingin
3 kuning telur
2 sdm gula halus
½ sdt garam
1 sdt vanilla

Bahan isi:
6 buah apel (sebaiknya pilih apel bertekstur renyah dengan rasa asam manis)
1 sdm air jeruk lemon
100 gram gula pasir (bisa juga menggunakan brown sugar)
2 sdm gula aren bubuk (skip bila menggunakan brown sugar)
¼ sdt garam
1-2 sdt kayu manis bubuk (sesuaikan dengan selera)
2 sdm maizena
50 gram butter/margarin
50 gram kismis/mixed fruits, rendam air panas, tiriskan dan cincang kasar

Olesan:
2 kuning telur, kocok lepas

Cara membuat:
1. Isi: Kupas apel, buang bagian bijinya dan potong-potong dadu kecil kemudian tempatkan dalam wadah. Beri air jeruk lemon, aduk rata. Masukkan gula pasir, gula aren bubuk/gula merah, garam dan kayu manis bubuk. Aduk rata. Simpan dalam lemari es selama 30 menit hingga apel keluar airnya (juicenya).
2. Taburi dengan maizena, aduk rata. Panaskan apel bersama airnya di atas api sambil diaduk-aduk hingga mengental dan apel agak lunak. Matikan api. Panas-panas masukkan margarin dan aduk rata hingga seluruh margarin meleleh. Masukkan kismis. Aduk rata. Dinginkan.
3. Kulit: Campur butter/margarin, kuning telur, gula halus, garam dan vanilla. Aduk rata. Masukkan terigu, aduk kembali menggunakan pisau pastry atau dua buah garpu hingga adonan berbutir-butir (seperti pasir kasar) dan tercampur rata. Satukan dan padatkan adonan dengan tangan kemudian bulatkan agar mudah dipulung. Bungkus dengan plastik wrap dan simpan di kulkas 30 menit hingga 1 jam.
4. Olesi cetakan pie mini dengan margarin tipis-tipis, ambil adonan secukupnya dan cetak dalam cetakan pie sambil ditekan-tekan atau bisa juga adonan digilas tipis dan cetak sesuai ukuran cetakan. Sisakan sedikit adonan untuk membuat anyaman tutup pie.
5. Isi kulit pie dengan bahan isi. Lakukan hingga habis.
6. Gilas tipis sisa adonan kulit pie, potong-potong memanjang sesuai ukuran cetakan. Buat motif anyaman di atas pie atau sesuai keinginan. Olesi permukaannya dengan kuning telur. Tata cetakan di loyang datar.
7. Panggang dalam oven dengan suhu 170’C-180'C selama 30-50 menit (tergantung ukuran pie) hingga matang permukaannya kecoklatan dan fillingnya terlihat mendidih.
8. Angkat. Diamkan 15 menit dalam cetakan hingga agak hangat kemudian keluarkan dari cetakan dan dinginkan.



(Aduk adonan sampai berbutir-butir seperti pasir, biarkan beberapa butiran agak besar)



(Satukan adonan dengan tangan lalu padatkan dan bulatkan)



(Cetak adonan ke dalam cetakan pie)



Happy baking dan selamat menikmati liburan akhir tahun bersama keluarga tercinta ^_^

4 comments:

naldy dhana said...

barakallah kak akhirnya bisa nge-blog lagi

qarin queen said...

Kangen sama blognya mba ricke, miss u

mommy balquist said...

Senangnya mba Ricke mulai posting resep lagi...Kangen sama postingan mba :)

shinta said...

Seneng banget nemu blognya mba ricke, sebenernya udah lama sih ngintipin resep2nya, tp baru eksekusi 2 resep yaitu pempek dan simple steamed chocolate cake nya..cocok bgt buat saya..dan baru kemarin tau dari grup WA suami kalo suami mba jg lg dpt tugas belajar dr litbang (suami saya dari BPTP Maluku Utara)..salam kenal dari saya yang sekarang jg mengikuti suami tugas belajar di negeri gingseng.. mudah2an bisa survive disini seperti mba Ricke..saya tunggu resep resep terbarunya..

Post a Comment